Wali Kota Manado Andrei Angow Minta Maaf Layanan Air PDAM Terganggu

  • 16 Jul 2026 07:59 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Wali Kota Manado Andrei Angouw secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait tersendatnya pasokan air bersih PDAM dalam beberapa pekan terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan Andrei saat memberikan pidato resmi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado pada Selasa, 14 Juli 2026.

Di hadapan forum rapat, Andrei membeberkan bahwa gangguan teknis dipicu oleh adanya proyek pengerjaan infrastruktur untuk mendongkrak performa distribusi air bersih di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

"Dua minggu, tiga minggu terakhir ada gangguan besar terhadap pelayanan air bersih kita. Saya mohon maaf. Itu karena upaya kita untuk meningkatkan kapasitas," ujar Andrei Angouw di podium paripurna.

Lebih detail, ia menjelaskan bahwa penambahan kapasitas itu mencakup pembuatan jaringan pipa baru, peningkatan daya tampung Instalasi Pengolahan Air (IPA), hingga optimalisasi kapasitas pompa di lapangan. Ia mengakui integrasi sistem baru ini sempat memicu kendala operasional.

"Kita membuat jaringan. Menambah kapasitas IPA termasuk kapasitas POMPA. Dan hal yang baru ada, pasti tidak selalu mulus. Tapi sudah berhasil diidentifikasi masalahnya dan ditangani," katanya menambahkan.

Pemerintah Kota Manado pun bergerak cepat mengatasi hambatan tersebut. Andrei menargetkan perbaikan ini selesai dalam waktu dekat, sehingga puluhan ribu pelanggan di wilayah layanan yang sudah ada bisa segera menikmati pasokan air tanpa henti.

"Tapi di area pelayanan yang ada saat ini, yang potensinya bisa sampai di 70 ribu sambungan rumah, harusnya dalam waktu satu dua bulan lagi, kita sudah bisa melayani 24 jam," ujar Andrei.

Wali Kota, Andrei Angouw juga turut mengajak warga yang selama ini mengandalkan sumur bor mandiri untuk segera beralih menjadi pelanggan PDAM begitu layanan 24 jam ini terealisasi. Langkah transisi ini dinilai sangat krusial demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan ekosistem air tanah di Kota Manado untuk jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....