Kerja Sama KPU Perkuat Demokrasi Berintegritas
- 15 Jul 2026 19:16 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Teluk Wondama menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Manokwari, Selasa 14 Juli 2026. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepastian hukum dan mendukung penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.
Penandatanganan PKS dihadiri Ketua KPU Papua Barat, Ketua KPU Papua Barat Daya, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, para Ketua KPU kabupaten/kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya, serta jajaran Kejaksaan Negeri kabupaten/kota.
Ketua KPU Papua Barat, Francis Edwar Makabory, mengatakan kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen bersama dalam membangun demokrasi yang berkualitas melalui dukungan hukum bagi penyelenggara pemilu.
Menurutnya, perjanjian kerja sama itu akan memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi KPU melalui pemberian kepastian hukum, pendampingan hukum, pertimbangan hukum, serta dukungan dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang muncul pada setiap tahapan pemilu.
Francis juga mengapresiasi kehadiran seluruh Ketua KPU dan jajaran dari kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Menurutnya, kehadiran tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan profesional di kedua provinsi.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Basuki Sukardjono, S.H., M.H menjelaskan bahwa kerja sama tersebut mencakup pemberian bantuan hukum, baik litigasi maupun nonlitigasi, pendampingan, serta pertimbangan hukum bagi KPU dalam menjalankan tugas kelembagaannya.
“Kehadiran Kejaksaan adalah untuk memperkuat posisi KPU, memberikan rasa aman” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara KPU dan Kejaksaan bertujuan memperkuat posisi kelembagaan KPU sekaligus memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, cerdas, profesional, dan memiliki kecerdasan emosional dalam mendukung penyelenggaraan pemilu.
Basuki berharap kolaborasi tersebut semakin memperkuat penyelenggaraan pemilu yang damai, berkualitas, dan berintegritas di Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....