Bupati Kutim Imbau Warga Waspadai Dampak Fenomena El Nino
- 14 Jul 2026 12:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang. Langkah antisipatif ini dinilai penting untuk meminimalkan dampak kekeringan sekaligus menjaga stabilitas berbagai sektor strategis di daerah, Selasa 14 Juli 2026.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan perubahan dinamika iklim global harus menjadi perhatian bersama dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah mitigasi sejak dini agar dampak El Nino dapat ditekan.
"Dinamika iklim global harus menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan daerah. Karena itu, kita harus memperkuat langkah antisipasi agar dampak El Nino dapat diminimalkan," ujar Ardiansyah.
Ia menjelaskan, kewaspadaan terhadap El Nino tidak hanya berkaitan dengan potensi kekeringan, tetapi juga menyangkut upaya menjaga ketersediaan pangan, mengendalikan laju inflasi, mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan, serta memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.
"Kita ingin memastikan stok pangan tetap aman, inflasi terkendali, risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan, serta kebutuhan air bersih masyarakat tetap terjaga selama musim kemarau," katanya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi, di antaranya dengan menggunakan air secara bijak, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta mendukung program pemerintah dalam menghadapi potensi musim kemarau yang lebih panjang.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkab Kutai Timur berharap dampak El Nino dapat diantisipasi sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....