Pemkab Jember Targetkan Food Street Rampung Akhir 2026

  • 13 Jul 2026 23:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan pembangunan kawasan food street di sepanjang Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto selesai pada akhir 2026.

Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat kuliner, sekaligus ruang publik baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat meninjau progres pembangunan di lokasi, Senin (13/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga berdialog dengan warga untuk menyerap masukan terkait penataan kawasan.

Menurutnya, food street ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2026. Selain menjadi sentra kuliner, kawasan tersebut juga akan dilengkapi ruang hiburan dan spot foto untuk menarik minat masyarakat maupun wisatawan.

"Target kami, Desember mendatang, food street ini sudah bisa diresmikan dan dibuka untuk umum. Tempat ini diproyeksikan menjadi pusat keramaian baru di Jember,“ ujarnya.

Saat ini progres pembangunan baru mencapai sekitar 25 persen. Fasilitas penunjang seperti lampu penerangan jalan belum sepenuhnya terpasang.

Meski demikian, pemerintah daerah telah menyiapkan konsep pengelolaan kawasan. Mulai dari aspek keamanan, kebersihan, hingga pengaturan lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap nyaman.

Pemkab juga menyiapkan fasilitas bagi pedagang kaki lima dan pelaku UMKM, seperti gerobak usaha yang seragam serta sistem pengelolaan kebersihan yang terintegrasi.

Selain itu, akan disediakan panggung hiburan yang dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan seni dan kreativitas anak muda Jember.

Menurut Fawait, penataan kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.

"Penataan ini justru akan meningkatkan nilai kawasan secara signifikan. Dengan infrastruktur yang lebih rapi, bersih, dan tertib, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Kartini akan bertransformasi menjadi area bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Ke depan, kawasan food street juga direncanakan terintegrasi dengan Stasiun Jember yang telah direvitalisasi. “Ini tentu menjadi bonus dan keuntungan tersendiri bagi masyarakat sekitar," tambahnya.

Pemerintah ingin membangun jalur pedestrian yang menghubungkan stasiun, kawasan kuliner, hingga Alun-Alun Jember sehingga menjadi satu kawasan wisata perkotaan yang mudah diakses pejalan kaki.

Fawait melihat adanya potensi besar untuk mengembangkan kawasan tersebut dengan konsep integrasi jalur pedestrian mirip dengan kawasan Malioboro di Yogyakarta.

"Ini akan menjadi satu kesatuan destinasi wisata kota yang terpadu," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....