Wamen PPPA Veronica Tan: Perempuan Punya Peran Strategis Gerakkan Ekonomi Hijau
- 13 Jul 2026 14:17 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Keterlibatan perempuan dinilai menjadi salah satu kunci sukses utama dalam keberhasilan program perhutanan sosial. Melalui pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti komoditas bambu, kaum perempuan diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjaga kelestarian alam.
Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, saat menghadiri Rembug Perhutanan Sosial bertajuk “Pengembangan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu” di Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu (12/7/2026).
Dalam kegiatan yang turut didampingi Bupati Malang Sanusi tersebut, Veronica mendorong terciptanya ekosistem kerja yang inklusif di sekitar kawasan hutan. Menurutnya, pengembangan ekonomi hijau harus menghadirkan manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat akar rumput, khususnya kaum perempuan.
“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga. Melalui pengembangan usaha berbasis hasil hutan bukan kayu seperti bambu, kita ingin menciptakan peluang ekonomi yang inklusif sehingga perempuan dapat semakin berdaya, mandiri, dan turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Veronica Tan.
Veronica menambahkan, sinergi yang kuat antara pemerintah, kelompok perhutanan sosial, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi hal krusial.
Dengan pendampingan yang tepat, potensi bambu di Ngantang diyakini mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....