Kapolres Sikka Pastikan Kamtibmas Kondusif Pascakasus Penganiayaan di Heopuat
- 13 Jul 2026 08:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K. memimpin langsung monitoring situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca kasus penganiayaan berat yang menewaskan Gaudensius Hariyanto alias Desi. Kegiatan berlangsung di Dusun Igot, Desa Aibura, Kecamatan Waigete, Sabtu 11 Juli 2026, sebagai upaya memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan kondusif.
Monitoring dilakukan menyusul peristiwa penganiayaan yang terjadi di Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka. Kehadiran jajaran Polres Sikka menjadi bagian dari langkah cepat kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat.
Kapolres didampingi Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., Kasat Intelkam IPTU I Nyoman Suwasta, Kapolsek Waigete IPTU Muhammadong, KBO Satintelkam IPDA Kurd Anyelus Zay, S.H., bersama personel Satintelkam Polres Sikka dan Polsek Waigete. Mereka melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan situasi di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres mengunjungi rumah duka untuk berdialog dengan keluarga korban. Ia juga berkoordinasi dengan Kepala Desa Aibura, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat guna memastikan tidak muncul potensi gangguan keamanan maupun tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
Berdasarkan hasil pemantauan, situasi kamtibmas di Dusun Igot hingga kini terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat masih berduka atas meninggalnya korban, namun kondisi emosional keluarga dan warga dapat dikendalikan melalui sinergi aparat kepolisian bersama pemerintah desa serta para tokoh masyarakat.
Kapolres menegaskan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan melalui monitoring, deteksi dini, dan pendekatan kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik lanjutan maupun aksi balasan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Polres Sikka juga terus mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis kepada masyarakat. Warga diimbau tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi isu yang belum terverifikasi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama melalui media sosial.
Kapolres meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Menurutnya, setiap tahapan penyidikan akan dilaksanakan secara profesional, transparan, objektif, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga seluruh pihak diharapkan menahan diri.
Selama kegiatan berlangsung, personel Satintelkam Polres Sikka bersama Polsek Waigete terus memantau dinamika masyarakat. Aktivitas warga tetap berjalan normal meskipun pembahasan mengenai kronologi dan dugaan motif kejadian masih menjadi perhatian di tengah masyarakat.
Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan di Dusun Igot, Desa Aibura, maupun wilayah sekitarnya tetap terkendali. Polres Sikka memastikan personel akan tetap disiagakan untuk melakukan monitoring berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas dan mendukung proses penegakan hukum berjalan secara profesional serta berkeadilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....