Pemkot Probolinggo Siapkan Usulan Pelebaran Jalan ke Kementerian PUPR
- 09 Jul 2026 14:30 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo mulai mematangkan rencana pengembangan infrastruktur dengan melakukan survei lapangan di sepanjang batas luar wilayah kota. Kegiatan ini dipimpin langsung Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, bersama jajaran perangkat daerah sebagai dasar penyusunan prioritas pembangunan dan usulan dukungan anggaran kepada pemerintah pusat.
Sebelum turun ke lapangan, rombongan terlebih dahulu menelaah peta jaringan jalan kota untuk memastikan status ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Probolinggo. Selanjutnya, survei dilakukan dengan menyusuri jalur batas luar kota sepanjang sekitar 14 kilometer.
Kepala DPUPRPKP Kota Probolinggo, Gofur Effendy mengatakan kegiatan tersebut merupakan arahan wali kota agar seluruh perangkat daerah memahami kondisi wilayah perbatasan secara menyeluruh.
"Ini merupakan arahan Bapak Wali Kota agar seluruh jajaran mengetahui secara langsung batas luar Kota Probolinggo, mulai dari sisi timur, selatan hingga barat. Kami menyusuri jalur sepanjang kurang lebih 14 kilometer," ujar Gofur, Kamis (9/7/2026).
Rute peninjauan dimulai dari perbatasan timur Kota Probolinggo dengan Kabupaten Probolinggo, kemudian melewati Jalan KH Rizal, Jalan Sunan Kudus, Jalan Sunan Giri, Jalan KH Genggong, Jalan Sunan Gunung Jati, hingga kawasan Sekolah Rakyat. Rombongan juga melintasi Jalan Sunan Prawoto, Jalan Sunan Drajat, Jembatan Gantung Kedungasem, Jalan Ir. Sutami atau Jalur Lingkar Selatan (JLS), sebelum kembali ke Rumah Dinas Wali Kota.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melewati sejumlah kelurahan, di antaranya Wiroborang, Sukoharjo, Sumber Taman, Kedungasem, Pakistaji, Kedung Galeng, Jrebeng Kidul, dan Sumber Wetan.
Wali Kota Aminuddin menegaskan hasil survei akan menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan infrastruktur, termasuk pengajuan anggaran pelebaran jalan kepada Kementerian PUPR.
"Nanti kita akan mengajukan anggaran jalan kepada Kementerian PUPR untuk pelebaran jalan. Kalau ada jalan yang berlubang akan kita perbaiki sehingga kualitas infrastruktur semakin baik dan bisa dijadikan lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan, seperti marathon 10K dan 15K," katanya.
Berdasarkan hasil survei, kondisi rata-rata ruas jalan di kawasan batas luar Kota Probolinggo dinilai cukup baik. Meski demikian, pemerintah akan melakukan penyempurnaan di sejumlah titik untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, Pemkot Probolinggo juga memastikan sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, seperti Jalan Suroyo, Jalan Sunan Ampel, dan kawasan Wonoasih, akan mulai dikerjakan pada tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....