Eks Stasiun Relay TVRI Disiapkan Jadi Kawasan Strategis

  • 08 Jul 2026 17:11 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Aset eks Stasiun Relay TVRI yang baru diserahkan kepada Pemkab Bondowoso kini memasuki babak baru dalam pemanfaatannya. Kawasan tersebut dilihat sebagai lahan potensial untuk pengembangan strategis yang bisa membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi daerah setempat.

Dalam upaya mewakili semangat inovasi dan kolaborasi, Pemkab membuka pintu bagi berbagai pihak untuk bekerja sama dalam mengubah wajah aset tersebut. Tujuannya adalah mentransformasi lahan yang selama ini terabaikan menjadi tempat kegiatan yang bisa memikat wisatawan, memperkuat sektor ketahanan pangan, serta mengakomodasi berbagai sektor produktif lainnya yang mampu menggerakkan perekonomian lokal.

Hal itu terungkap ketika Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid melihat secara langsung bangunan itu, Rabu, 8 Juli 2026.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengatakan, kunjungan ke lokasi dilakukan untuk melihat secara langsung potensi aset, sebelum menentukan arah pemanfaatannya. Terdapat sejumlah opsi yang dapat dilakukan, diantaranya pendukung pariwisata hingga program ketahanan pangan.

"Banyak disini sebetulnya yang bisa didorong, wisata, kemudian pengembangan ketahanan pangan juga bisa. Jadi kita sedang memetakkan itu, nanti kita coba lihat setelah ini," ujarnya.

Terkait proses hibah aset, Asisten III Pemkab Bondowoso menjelaskan, lahan tersebut sejak awal merupakan hasil pengadaan Pemkab Bondowoso. Sementara bangunan yang berdiri diatasnya, merupakan bantuan Pemprov Jatim yang sebelumnya dimanfaatkan oleh TVRI. “Semua sudah dihibahkan kepada pemerintah kabupaten untuk saat ini,” ucapnya.

Dengan status kepemilikan yang kini telah sepenuhnya berada di tangan Pemkab Bondowoso, pemerintah mulai menyiapkan berbagai skenario pemanfaatan. Pemkab juga membuka peluang kerja sama dengan investor maupun pihak swasta yang berminat mengembangkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata ataupun fungsi produktif lainnya.

Di sekitar lokasi, juga terdapat lahan milik Perhutani yang berpotensi disinergikan melalui skema kerja sama, untuk memperluas kawasan pengembangan apabila diperlukan. “Minta berapa aja luasnya, kami siap,” pungkas Misbakhul Munir, Adm Perhutani Bondowoso.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....