Realisasi Rumah Subsidi Jatim Baru 8.600 Unit dari Target 40.000
- 02 Jul 2026 21:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Realisasi penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Jawa Timur tercatat baru mencapai kisaran 8.600 unit per pertengahan tahun ini. Angka tersebut masih jauh dari total target yang ditetapkan untuk wilayah Jawa Timur, yakni sebanyak 40.000 unit.
Komisioner Tapera Heru menyatakan bahwa meskipun angka realisasi masih berada di bawah 10.000 unit, Jawa Timur saat ini menempati posisi empat besar dalam pencapaian secara nasional.
"Jawa Timur per hari ini di peringkat 4 nasional. Di bawah Jawa Barat, kemudian ada Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur. Kurang lebih di 8.600-an," kata Heru dalam peninjauan bersama Menteri PKP Maruarar Sirait. Kamis 2 Juli 2026.
Merespons capaian tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait meminta komitmen penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat penyerapan target rumah subsidi. Secara khusus, ia meminta Wakil Gubernur Jawa Timur untuk mengawal proses pemenuhan hunian ini guna menekan angka defisit perumahan (backlog).
"8.600, anggaplah 9.000 ya, dari total targetnya 40.000. Tolong dibantu mendorong karena jelas demand-nya (permintaan) pasti tinggi sekali," ucap Maruarar.
Berdasarkan data Tapera, angka backlog kepemilikan rumah di Jawa Timur berada di kisaran 7 persen. Kendati angka ini masih berada di bawah rata-rata nasional yang menyentuh 13 persen, Maruarar menegaskan penyediaan hunian tetap harus diakselerasi melalui berbagai opsi strategis.
"Solusinya kalau yang belum punya rumah adalah rumah subsidi. Kalau di perkotaan rusun subsidi, kalau di daerah landed atau rumah tapak. Sedangkan yang tidak layak huni, solusinya program bedah rumah," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....