BABEKU dan SI BOLING Tingkatkan Kunjungan Perpustakaan Kota Batu

  • 01 Jul 2026 16:44 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Program BABEKU (Membaca dan Berekreasi dalam Kunjungan ke Perpustakaan) dan SI BOLING (Literasi Mobil Keliling/Perpustakaan Keliling) memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Kota Batu. Hingga akhir Juni 2026, jumlah kunjungan tercatat meningkat 17,32 persen dibandingkan periode Januari–Juni 2025.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu, Ernawati Wahyuningsih, mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa inovasi layanan perpustakaan mendapat respons yang baik dari masyarakat. Menurutnya, berbagai program yang dikembangkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan perpustakaan.

Program BABEKU dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkunjung ke perpustakaan yang lebih menarik, edukatif, dan menyenangkan. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya membaca dan meminjam buku, tetapi juga dapat mengikuti berbagai kegiatan literasi, edukasi, serta aktivitas kreativitas.

Ernawati menjelaskan perpustakaan kini diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus ruang berekreasi yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Konsep tersebut dihadirkan agar masyarakat semakin nyaman memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai pusat kegiatan literasi.

Sementara itu, SI BOLING menjadi layanan jemput bola yang membawa koleksi bacaan dan aktivitas literasi langsung ke tengah masyarakat. Layanan ini menjangkau sekolah, desa, kelurahan, ruang publik, hingga berbagai komunitas di Kota Batu.

Melalui SI BOLING, akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan layanan perpustakaan menjadi semakin mudah serta merata. Program tersebut juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum dapat berkunjung langsung ke perpustakaan untuk tetap memperoleh layanan literasi.

Ernawati mengatakan BABEKU dan SI BOLING merupakan dua program yang saling melengkapi dalam meningkatkan budaya membaca masyarakat. BABEKU mendorong masyarakat datang ke perpustakaan, sedangkan SI BOLING memperluas jangkauan layanan hingga ke berbagai wilayah.

"Perpustakaan saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku. Melalui inovasi BABEKU dan SI BOLING, kami berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, lebih menarik, dan lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Ia menambahkan, peningkatan kunjungan hingga Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perpustakaan. "Peningkatan kunjungan hingga Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi bukti bahwa masyarakat semakin memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan berkegiatan," terangnya.

Ke depan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu akan terus mengembangkan inovasi layanan agar budaya literasi semakin tumbuh di tengah masyarakat. Berbagai program tersebut diharapkan mampu memperluas akses membaca sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan bermanfaat bagi seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....