Puncak Libur Sekolah, Penumpang Kereta Daop 7 Tembus 100 Ribu
- 01 Jul 2026 13:16 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Memasuki pertengahan masa libur sekolah tahun 2026, jumlah penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus mengalami peningkatan.
Hingga Selasa (30/6/2026), jumlah penumpang yang datang maupun berangkat melalui wilayah Daop 7 telah menembus angka 100 ribu orang.
Berdasarkan data PT KAI Daop 7 Madiun, sejak dimulainya masa libur sekolah pada 19 Juni hingga 30 Juni 2026, tercatat sebanyak 106.110 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
Puncak arus kedatangan terjadi pada Minggu (28/6/2026) dengan jumlah mencapai 10.532 penumpang dalam sehari.
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun selama periode yang sama mencapai 104.317 pelanggan. Puncak keberangkatan juga tercatat pada Minggu (28/6/2026) dengan total 10.284 penumpang, meningkat dibandingkan akhir pekan sebelumnya yang mencapai 10.068 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas masyarakat selama libur sekolah turut didukung oleh program diskon transportasi yang berlaku untuk perjalanan kereta api pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
"Hingga saat ini, tercatat sebanyak 46.899 tiket telah dipesan masyarakat, baik untuk kereta api dengan keberangkatan awal dari Daop 7 Madiun maupun kereta api yang melintasi wilayah Daop 7. Angka ini masih berpotensi terus meningkat seiring masih berlangsungnya masa libur sekolah," ujar Tohari, Rabu (1/7/2026).
Di tengah tingginya animo masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api, KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau para pelanggan, khususnya pengguna Stasiun Madiun, untuk memperhatikan adanya proses penataan dan pengembangan fasilitas yang sedang berlangsung.
Proses revitalisasi tersebut meliputi perluasan area parkir dengan rekayasa arus kendaraan, penataan alur penumpang termasuk pemindahan sementara beberapa akses boarding dan ruang tunggu, serta modernisasi fasilitas komersial dan area pelayanan lainnya.
Tohari menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses penataan berlangsung. Ia juga mengimbau seluruh penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun.
"Kami mengimbau seluruh pelanggan agar mengalokasikan waktu yang cukup dan datang minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan guna menghindari keterlambatan," katanya.
Selain itu, pelanggan juga diminta untuk memperhatikan petunjuk arah sementara (signage) yang telah dipasang di area stasiun serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Dengan tingginya mobilitas masyarakat selama musim libur sekolah, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....