Dari Aksi hingga Talkshow, Jejak GMNI di Juni 2026

  • 30 Jun 2026 22:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember: Jejak gerakan GMNI Jember di bulan Juni 2026 ini nampak mulai dari aksi kolaborasi hingga talkshow cerdas di kalangan akademisi. Dimulai dari aksi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung dan berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Kabupaten Jember yang telah menyampaikan empat tuntutan terkait kebijakan nasional dalam aksi di Gedung DPRD Jember, pertengahan Juni 2026 lalu. Aksi yang diawali dengan long march dari kawasan Universitas Jember menuju Gedung DPRD Jember ini, diikuti peserta dari berbagai organisasi kemahasiswaan, di antaranya GMNI, PMII, HMI, IMM, BEM Fakultas Universitas Jember, BEM UIN KHAS Jember, BEM Politeknik Negeri Jember, BEM Universitas Islam Jember, BEM STIKES Soebandi, BEM Universitas STIA Pembangunan, dan BEM Universitas Muhammadiyah Jember.

Rangkaian gerakan tersebut berlanjut dengan digelarnya Talkshow & Sikap Bersama oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember, yang membahas isu strategis pendidikan tinggi dan kebebasan akademik dalam wacana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini menjadi salah satu jejak penting gerakan GMNI Jember sepanjang Juni 2026.

Ketua DPC GMNI Jember, Abdul Aziz Al Fazri, kepada RRI Jember menyampaikan "Aksi demonstrasi yang telah kami lakukan bersama Cipayung Plus Jember dan BEM se-Jember menjadi pengingat penting bagi pemerintah saat ini, bahwa setiap program yang dirancang dan diimplementasikan harus benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat. Kami juga menyoroti temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang dipublikasikan akhir 2025, yang mengungkap adanya puluhan individu dari sejumlah yayasan mitra pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki keterkaitan dengan partai politik, termasuk anggota DPR dan DPRD aktif. Temuan ini, memunculkan pertanyaan besar apakah program tersebut benar-benar dirancang untuk rakyat, atau justru berpotensi menjadi instrumen distribusi keuntungan bagi kelompok yang dekat dengan kekuasaan." ujarnya, 30 Juni 2026

Lebih lanjut, Abdul Aziz Al Fazri menegaskan bahwa empat poin tuntutan yang telah disampaikan dan disepakati bersama DPRD Jember akan terus dikawal ke depan. Rangkaian aksi di DPRD hingga talkshow ini menjadi catatan penting dalam jejak gerakan GMNI Jember selama Juni 2026, sebagai bukti konsistensi perjuangan agar seluruh tuntutan tidak berhenti pada tahap didengar dan ditandatangani, melainkan benar-benar direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....