Bupati Minta Data Anak Yatim Diperbarui, Beasiswa Baznas Kutim Masih Minim Peminat

  • 30 Jun 2026 19:51 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Timur - Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meminta seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga sekolah lebih aktif mendata anak yatim dan kelompok rentan agar dapat memperoleh manfaat dari berbagai program yang disediakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutai Timur.

Permintaan itu disampaikan Ardiansyah saat menghadiri kegiatan Lebaran Yatim dan Pendayagunaan Baznas Kutai Timur di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, 30 Juni 2026.

Menurutnya, masih banyak alokasi bantuan, khususnya program beasiswa pendidikan, yang belum tersalurkan secara maksimal karena minimnya data penerima dan kurangnya informasi yang diterima masyarakat.

"Seluruh kepala perangkat daerah, camat, kepala desa hingga kepala sekolah kami minta segera melaporkan data anak yatim maupun lansia kepada Baznas agar program yang telah disiapkan benar-benar tersalurkan kepada yang berhak," ujarnya.

Ardiansyah menjelaskan Baznas Kutai Timur saat ini memiliki sejumlah program peningkatan kualitas sumber daya manusia, di antaranya beasiswa bagi anak yatim dan bantuan pendidikan jenjang strata satu (S1).

Namun, menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan program tersebut maupun persyaratan untuk mengaksesnya sehingga kuota bantuan belum termanfaatkan secara optimal.

Selain memperluas sosialisasi, pemerintah daerah juga mendorong seluruh pemangku kepentingan ikut berperan aktif dalam mendata calon penerima manfaat agar bantuan pendidikan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ardiansyah berharap program pendidikan yang dijalankan Baznas mampu menjadi salah satu instrumen meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Kutai Timur untuk melanjutkan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....