PELNI Tambah Kapasitas Kapal Antisipasi Lonjakan Penumpang Maumere
- 30 Jun 2026 16:44 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Maumere menambah kapasitas angkut seluruh kapal penumpang untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur sekolah. Kebijakan itu diterapkan seiring penutupan Bandara Frans Seda Maumere akibat aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi yang mengalihkan arus perjalanan ke jalur laut.
Kepala Cabang PELNI Maumere, Edwin Kurniansyah, mengatakan seluruh kapal penumpang PELNI memperoleh dispensasi untuk mengangkut penumpang melebihi kapasitas operasional normal sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan transportasi masyarakat tetap terpenuhi di tengah terbatasnya layanan penerbangan.
Menurut Edwin, peningkatan kapasitas telah dipersiapkan sejak memasuki masa libur sekolah yang diperkirakan mendorong kenaikan jumlah penumpang. Seluruh armada penumpang PELNI disiapkan untuk melayani permintaan perjalanan yang terus bertambah.
"Menjelang libur sekolah, kami sudah mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. Seluruh kapal penumpang PELNI mendapat dispensasi sehingga ada penambahan kapasitas penumpang yang bisa kami layani," kata Edwin di Maumere, Senin 29 Juni 2026.
Penutupan Bandara Frans Seda menjadikan transportasi laut sebagai pilihan utama masyarakat yang hendak bepergian dari maupun menuju Maumere. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan meningkatkan aktivitas penumpang di Pelabuhan El Say selama operasional bandara belum kembali normal.
Di tengah meningkatnya permintaan perjalanan, PELNI juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran tiket murah yang beredar melalui Facebook maupun media sosial lainnya. Menurut Edwin, modus penjualan tiket palsu selalu muncul ketika musim liburan dan memanfaatkan tingginya kebutuhan masyarakat.
PELNI, kata Edwin, hanya melayani penjualan tiket melalui kanal resmi, yakni aplikasi PELNI Mobile, loket kantor cabang, agen perjalanan resmi, serta mitra penjualan yang bekerja sama dengan perusahaan. Tiket juga tersedia melalui layanan perbankan seperti Bank BCA, Bank Mandiri, aplikasi Livin' by Mandiri, serta aplikasi MyTelkomsel, sementara PELNI Mobile telah dilengkapi layanan check-in daring.
"Sudah banyak kanal resmi yang kami sediakan. Masyarakat tidak perlu membeli tiket dari pihak yang tidak jelas karena risikonya sangat besar," ujarnya.
Ia menegaskan seluruh akun media sosial PELNI hanya digunakan sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena itu, PELNI tidak pernah melakukan transaksi penjualan tiket melalui media sosial.
Hingga Senin 29 Juni 2026, PELNI memastikan kapasitas kapal yang beroperasi dari Pelabuhan El Say Maumere masih mampu mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang. Perusahaan juga akan terus menyesuaikan pelayanan mengikuti perkembangan operasional Bandara Frans Seda dan dampak aktivitas Gunung Lewotobi terhadap mobilitas masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....