PLN Samarinda Targetkan Pemadaman Bergilir Berakhir pada Juli 2026

  • 30 Jun 2026 15:14 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda memastikan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Timur diperkirakan masih berlangsung hingga Juli 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul gangguan pada salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang terhubung dalam sistem interkoneksi kelistrikan.

Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, mengatakan proses perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan terus dipercepat agar pasokan listrik dapat kembali normal sebelum target yang telah ditetapkan.

"Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses perbaikan PLTU ini dapat segera selesai sehingga pemadaman yang kami estimasikan berakhir pada Juli bisa lebih cepat," ujar Adrian di Samarinda, Senin, 29 Juni 2026.

Adrian menegaskan, gangguan yang terjadi tidak berkaitan dengan isu nasional maupun kondisi pasokan energi secara umum. Menurutnya, sistem kelistrikan di Kalimantan Timur secara keseluruhan masih dalam kondisi aman, namun terganggunya salah satu pembangkit dalam sistem interkoneksi mengharuskan PLN menerapkan pemadaman bergilir untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak dapat merinci jenis kerusakan yang terjadi karena pengelolaan pembangkit berada di bawah unit kerja yang berbeda. Meski demikian, pembangkit yang mengalami gangguan hingga kini masih dalam proses perbaikan dan belum dapat beroperasi secara normal.

Untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat, PLN telah mengoptimalkan seluruh pembangkit cadangan yang tersedia, termasuk pembangkit diesel berkapasitas kecil. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga pasokan listrik tetap tersedia di tengah keterbatasan daya akibat gangguan pembangkit utama.

"Kami mengoperasikan semua pembangkit yang ada, termasuk yang kapasitasnya kecil, karena tujuan utama kami adalah tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Adrian.

PLN berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang sedang berlangsung dan terus mendukung upaya percepatan perbaikan. Perusahaan juga memastikan akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan pemulihan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....