Libur Sekolah Jadi Penggerak Ekonomi, Aktivitas Wisata Masih Bergairah

  • 30 Jun 2026 14:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Libur sekolah terbukti masih menjadi salah satu penggerak utama roda ekonomi daerah, khususnya di sektor pariwisata. Meski daya beli masyarakat mengalami penyesuaian, aktivitas wisata tetap menunjukkan geliat positif selama masa liburan pertengahan tahun.

Salah satu indikator bergeraknya ekonomi dapat dilihat dari tingginya permintaan tiket transportasi, terutama kereta api. Hal itu disampaikan Pengamat Ekonomi Pariwisata sekaligus dosen Politeknik Negeri Malang, Aang Afandi.

"Secara riil, beberapa minggu terakhir mencari tiket kereta api untuk rute-rute pendek ternyata tidak mudah. Ini menandakan ekonomi masih berjalan," ujarnya dalam program Malang Menyapa, Senin 29 Juni 2026.

Ia menilai kebijakan pemerintah berupa diskon tarif transportasi turut mendorong mobilitas masyarakat selama musim liburan.

"Diskon tiket kereta hingga 30 persen dan insentif di sektor penerbangan menjadi stimulan yang menarik bagi masyarakat untuk tetap berwisata," katanya.

Aang mengakui kondisi ekonomi saat ini belum seideal tahun-tahun sebelumnya. Namun, masyarakat tetap menyisihkan anggaran untuk berlibur dengan pola pengeluaran yang lebih realistis.

"Masyarakat sekarang lebih realistis. Kalau dulu anggaran liburan Rp5 juta, sekarang mungkin cukup Rp2,5 juta, tetapi mereka tetap berwisata," ucapnya.

Menurutnya, fenomena tersebut menunjukkan terbentuknya "titik keseimbangan baru" dalam perilaku konsumsi masyarakat.

"Daya beli memang turun, tetapi aktivitas wisata masih jalan. Ini menjadi harapan bagi perekonomian daerah," tutur Aang.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memanfaatkan momentum libur sekolah dengan menghadirkan berbagai insentif dan agenda wisata agar perputaran ekonomi terus terjaga hingga semester kedua tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....