Pemkab Bima Gandeng YAPPIKA dan YISA Susun Roadmap Sekolah Rusak

  • 30 Jun 2026 11:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki kualitas infrastruktur pendidikan dengan mendukung penyusunan roadmap atau peta jalan sekolah rusak yang digagas YAPPIKA ActionAid bersama YISA Ambalawi Mbojo.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, Fathurahman, saat menerima tim YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Mbojo di Kantor Dikbudpora Kabupaten Bima.

Menurut Fathurahman, keberadaan roadmap sekolah rusak sangat penting karena dapat menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan pendidikan yang lebih terukur dan berbasis data.

"Kita membutuhkan data yang akurat terkait kondisi sekolah-sekolah di Kabupaten Bima. Dengan adanya roadmap, kita bisa mengetahui sekolah mana yang harus menjadi prioritas penanganan dan bagaimana strategi perbaikannya ke depan," ujarnya, Selasa 30 Juni 2026.

Ia menjelaskan, selama ini pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan. Namun jumlah sekolah yang cukup banyak membuat kebutuhan rehabilitasi tidak dapat dituntaskan dalam waktu singkat.

Karena itu, pemetaan kondisi sekolah secara menyeluruh menjadi kebutuhan mendesak agar pemerintah memiliki acuan yang jelas dalam menentukan kebijakan dan mengalokasikan anggaran.

Menurutnya, kualitas sarana pendidikan memiliki hubungan erat dengan kenyamanan dan keselamatan peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Sekolah yang memiliki bangunan layak, ruang kelas aman, serta fasilitas pendukung memadai akan meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif.

"Anak-anak berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman. Ketika sekolahnya baik, tentu semangat belajar mereka juga akan meningkat," katanya.

Fathurahman menambahkan, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk lembaga masyarakat sipil yang selama ini aktif mendampingi sektor pendidikan.

Ia mengapresiasi keterlibatan YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Mbojo yang tidak hanya fokus pada isu infrastruktur sekolah, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran melalui program literasi dan numerasi.

"Kemitraan seperti ini sangat kami harapkan. Dengan jumlah sekolah yang sangat banyak, tentu pemerintah memiliki keterbatasan. Karena itu kolaborasi menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan pendidikan," ungkapnya.

Roadmap sekolah rusak yang sedang disusun nantinya diharapkan menjadi dokumen strategis yang mampu menggambarkan kondisi riil satuan pendidikan di Kabupaten Bima serta menjadi dasar dalam mengusulkan program rehabilitasi kepada pemerintah pusat maupun sumber pendanaan lainnya.

Dengan adanya data yang valid dan terintegrasi, proses perencanaan pembangunan pendidikan di Kabupaten Bima diharapkan menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....