Harganas 2026, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Dorong Peran Ayah Aktif dalam Keluarga

  • 30 Jun 2026 05:02 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pembangunan keluarga. Upaya tersebut menjadi fokus peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 yang mengusung tema "Ayah Wajib Hadir".

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Dra. Indra Fitriani, M.M., mengatakan tema Harganas tahun ini menjadi momentum mengubah cara pandang masyarakat terhadap peran ayah dalam keluarga. Selama ini, urusan keluarga berencana dan pengasuhan masih identik dengan tanggung jawab perempuan.

"Melalui momentum Harganas 2026 ini, kami di Kabupaten Cirebon ingin mendobrak pemikiran lama itu. Kita ingin menegaskan bahwa di dalam lembaga terkecil bernama keluarga ada dua pilar utama yang harus berdiri tegak secara seimbang, ibu yang sehat dan ayah yang aktif," ujarnya dalam Dialog Cirebon Menyapa RRI Cirebon, Senin 29 Juni 2026.

Ia menegaskan, ayah tidak cukup hanya menjadi pencari nafkah bagi keluarga. Menurutnya, seorang ayah juga memiliki tanggung jawab sebagai pendamping, pelindung, sekaligus pengambil keputusan dalam merencanakan masa depan anak.

"Ayah bukan sekadar mesin pencari nafkah yang setelah pulang kerja lalu lepas tangan dari urusan rumah. Ayah adalah nahkoda, rekan kerja, dan pelindung utama dalam merencanakan masa depan anak-anak kita," katanya.

Ia menjelaskan, perubahan paradigma tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan baru pembangunan keluarga. DPPKBP3A bersama penyuluh keluarga berencana terus mengedukasi masyarakat agar suami dan istri menjadi mitra setara dalam setiap pengambilan keputusan keluarga.

Menurutnya, keterlibatan ayah dimulai dari komunikasi bersama pasangan untuk menentukan waktu kehamilan, menjaga jarak kelahiran, hingga mempersiapkan kesehatan sebelum memiliki anak. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya para suami dan calon ayah, menjadikan Harganas sebagai titik balik meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam kehidupan keluarga. Ia menilai kualitas generasi masa depan ditentukan oleh kerja sama yang baik antara suami dan istri dalam membangun keluarga.

"Keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas tidak pernah tercipta secara kebetulan. Ini harus direncanakan dengan matang, dipupuk dengan kasih sayang yang setara, dan dijaga dengan kerja sama yang kompak antara suami dan istri," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....