Mahasiswa Jadi Penggerak Kebangkitan Perfilman Aceh di Era Digital
- 28 Jun 2026 21:59 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh- Mahasiswa dinilai berperan besar dalam kebangkitan perfilman Aceh melalui komunitas film dan pemanfaatan teknologi digital. Pengalaman belajar di luar daerah menjadi bekal bagi generasi muda untuk mengembangkan industri kreatif ketika kembali ke Aceh.
Kurator film Akbar Rafsanjani mengatakan perkembangan perfilman Aceh saat ini tidak terlepas dari kontribusi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Pulau Jawa. Mereka membawa pengalaman mengikuti komunitas dan klub film di kampus, kemudian membangun komunitas serupa setelah kembali ke daerah.
"Rata-rata mahasiswa yang sekolah ke Pulau Jawa terlibat dalam klub film. Setelah pulang ke Aceh mereka merasa harus mengembangkan perfilman di daerah," ujarnya dalam dialog Sore Ceria di RRI Pro2 Meulaboh, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurutnya, perkembangan teknologi semakin memudahkan mahasiswa menghasilkan karya. Jika sebelumnya produksi film membutuhkan kamera profesional, kini proses produksi dapat dilakukan menggunakan kamera digital bahkan telepon pintar.
Selain belajar melalui pendidikan formal, banyak mahasiswa juga memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana belajar secara mandiri mengenai penyutradaraan, sinematografi hingga penyuntingan film.
Akbar menilai semangat belajar secara otodidak tersebut melahirkan banyak sineas muda yang mampu menghasilkan karya berkualitas meski dengan keterbatasan fasilitas.
Namun demikian, ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku membuat konten pendek di media sosial. Menurutnya, kemampuan bercerita melalui film berdurasi panjang tetap penting untuk melatih kreativitas dan membangun sudut pandang yang lebih mendalam.
Ia menyarankan mahasiswa memulai perjalanan di dunia perfilman dengan memperbanyak menonton film berkualitas, kemudian menuliskan ulasan sebagai latihan memahami sebuah karya.
"Kalau suka menonton, mulailah menulis review. Dari situ biasanya muncul keinginan untuk membuat film sendiri," tambahnya.
Akbar berharap semakin banyak mahasiswa Aceh memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan karya yang mengangkat budaya dan kehidupan masyarakat lokal sehingga industri perfilman Aceh terus berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....