SEMMI NTB Soroti Ancaman Narkoba

  • 28 Jun 2026 15:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dimanfaatkan Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Nusa Tenggara Barat untuk mengingatkan seluruh pihak bahwa ancaman narkoba di daerah ini masih sangat serius dan membutuhkan langkah luar biasa dalam penanganannya.

Hal tersebut mengemuka dalam Dialog Publik bertajuk "NTB Bersih Narkoba: Komitmen Aksi dan Evaluasi Berkala SEMMI NTB, Aparat Penegak Hukum, dan Pemerintah Daerah".

Dialog tersebut menghadirkan berbagai kalangan mulai dari akademisi, praktisi hukum, aktivis anti narkoba, organisasi kepemudaan, media massa hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di NTB.

Ketua PW SEMMI NTB, Muhammad Rizal Ansari, mengatakan bahwa peringatan HANI tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan harus menjadi momentum evaluasi terhadap upaya pemberantasan narkoba yang selama ini berjalan.

Menurutnya, peredaran narkotika yang terus terjadi menunjukkan perlunya penguatan strategi pemberantasan, termasuk evaluasi terhadap kinerja seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.

"Ancaman narkoba hari ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi sudah menjadi ancaman terhadap masa depan generasi muda. Karena itu diperlukan komitmen bersama untuk memastikan upaya pemberantasan berjalan efektif dan berkelanjutan," ujarnya.

Rizal menegaskan, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah penguatan integritas aparat penegak hukum. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap proses pemberantasan narkoba harus terus dijaga melalui transparansi dan pengawasan yang ketat.

Ia bahkan mendorong adanya audit integritas secara berkala terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam pemberantasan narkoba guna memastikan tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang dapat melemahkan upaya penegakan hukum.

"Ketika narkoba semakin menggurita, maka seluruh sistem pemberantasan juga harus dievaluasi. Audit integritas menjadi penting agar masyarakat yakin bahwa perang melawan narkoba dilakukan secara serius dan konsisten," tegasnya.

Melalui forum tersebut, SEMMI NTB juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu pemberantasan narkoba melalui edukasi publik, advokasi kebijakan, serta penguatan partisipasi masyarakat.

PW SEMMI NTB berharap momentum HANI 2026 dapat melahirkan rekomendasi konkret yang mampu memperkuat langkah pencegahan, rehabilitasi, dan penegakan hukum secara berkeadilan di Nusa Tenggara Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....