Burung Indonesia dan SiALIR Siap Gelar Aksi Bersihkan Laut dari Hulu di Mbeliling
- 26 Jun 2026 17:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Burung Indonesia bersama SiALIR (Asosiasi Pengusaha Peduli Air Labuan Bajo) akan menggelar aksi bertajuk “Bersihkan Laut dari Hulu” dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia 2026 di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA itu melibatkan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Manggarai Barat, pelaku usaha di Labuan Bajo, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Liang Ndara.
Aksi bersih-bersih dipusatkan di sepanjang Jalan Trans Flores dengan rute sekitar empat kilometer, dimulai dari halaman Gereja Stasi Emanuel Melo hingga halaman rumah warga Mamis milik Ahmad Ramli. Panitia menyiapkan armada truk pengangkut sampah dari DLHP Manggarai Barat, sarung tangan, serta alat penjepit sampah bagi para peserta. Seluruh peserta juga diwajibkan membawa tumbler pribadi sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Flores Programme Manager Burung Indonesia, Tiburtius Hani, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengubah cara pandang masyarakat bahwa menjaga laut harus dimulai dari wilayah daratan, khususnya kawasan hulu daerah aliran sungai.
“Air memang akan terus mengalir ke laut, tetapi sampah tidak boleh ikut terbawa. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa menjaga kawasan hulu sama pentingnya dengan menjaga laut, karena sampah yang dibuang di daratan pada akhirnya akan bermuara ke laut,” ujar Tiburtius, dalam keterangannya, Jumat 26 Juni 2026.
Menurutnya, Bentang Alam Mbeliling yang mencakup Daerah Aliran Sungai (DAS) Wae Mese memiliki peran penting dalam menjaga kualitas perairan pesisir Labuan Bajo. Karena itu, pengelolaan sampah di kawasan daratan menjadi langkah strategis untuk mencegah pencemaran laut.
Selain aksi bersih-bersih, panitia juga memasang spanduk edukasi di sejumlah titik strategis di sepanjang Jalan Trans Flores sebagai pengingat kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tidak membuang sampah sembarangan.
Adapun kegiatan tersebut turut diakhiri dengan diskusi informal yang mempertemukan masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil untuk membangun komitmen bersama dalam pengelolaan limbah rumah tangga maupun usaha agar tidak mencemari aliran sungai hingga ke laut.
Aksi “Bersihkan Laut dari Hulu” juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pencapaian target Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia (IBSAP), khususnya dalam pelestarian ekosistem darat dan laut, pengurangan polusi, serta penguatan kemitraan multipihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....