BPBD Lembata Bentuk Basis Tangguh Bencana Tingkat RT

  • 26 Jun 2026 14:02 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flotim – Pemerintah Kabupaten Lembata memperkuat mitigasi nonstruktural dengan membentuk basis tangguh bencana pada tingkat komunitas terkecil. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi gempa bumi dan potensi tsunami di wilayah rawan bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lembata, Yohanes Gregorius Solangdemo, mengatakan pendekatan berbasis kelompok kecil dinilai lebih efektif dibandingkan pembinaan pada skala desa secara keseluruhan. Edukasi difokuskan pada komunitas yang terdiri atas sekitar sepuluh rumah agar proses pendampingan berjalan lebih intensif.

“Pembentukan desa tangguh bencana memiliki jarak yang terlalu luas, sehingga kami memilih basis komunitas kecil sebagai fokus edukasi langsung,” ujar Yohanes dalam Program Kentongan Pro 1 Radio Republik Indonesia Ende, Selasa, 21 April 2026.

Melalui program tersebut, setiap keluarga didorong menyusun rencana tanggap darurat secara mandiri. Warga diajarkan mengenali titik aman di dalam rumah, menyiapkan jalur evakuasi, serta menentukan lokasi berkumpul ketika terjadi bencana.

BPBD Lembata juga rutin menggelar simulasi penyelamatan diri, termasuk skenario gempa yang terjadi pada malam hari. Latihan tersebut bertujuan membangun refleks dan kecepatan warga dalam mengambil keputusan saat kondisi darurat berlangsung.

Selain ancaman gempa bumi, masyarakat pesisir dibekali pemahaman mengenai potensi tsunami sebagai bencana susulan. Seluruh anggota keluarga diminta memahami jalur evakuasi menuju dataran tinggi dan menghafal lokasi titik aman terdekat.

Menurut Yohanes, kesiapsiagaan individu dan keluarga merupakan fondasi utama pengurangan risiko bencana. Semakin tinggi kapasitas masyarakat di tingkat lingkungan terkecil, semakin besar peluang meminimalkan korban jiwa maupun kerugian akibat bencana.

Program basis tangguh bencana diharapkan mampu melahirkan komunitas yang mandiri, sigap, dan saling membantu ketika menghadapi situasi darurat. Pendekatan berbasis warga tersebut menjadi bagian penting dari strategi membangun ketahanan bencana yang berkelanjutan di Kabupaten Lembata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....