Gerung Selatan Jadi Pelopor Kelurahan Ramah Perempuan dan Anak Lombok Barat
- 26 Jun 2026 09:55 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat resmi menetapkan Kelurahan Gerung Selatan sebagai proyek percontohan Kelurahan Ramah Perempuan dan Anak (KRPA). Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama di Kantor Kelurahan Gerung Selatan, Rabu 24 Juni 2026, sebagai langkah awal memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di tingkat kelurahan.
Penandatanganan komitmen bersama dilakukan oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Barat Arief Suryawirawan. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan, staf ahli, camat, lurah, kepala sekolah, TP-PKK, Forum Anak, hingga kader Posyandu sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menjelaskan bahwa pembentukan Kelurahan Ramah Perempuan dan Anak merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk menekan berbagai persoalan sosial yang masih menjadi tantangan, mulai dari anak putus sekolah hingga meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Menurutnya, persoalan tersebut ibarat fenomena gunung es karena masih banyak kasus yang terjadi di tengah masyarakat namun belum terungkap atau tidak pernah dilaporkan.
"Kita tidak boleh hanya melihat kasus yang muncul ke permukaan. Masih banyak persoalan yang tersembunyi dan membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga," ujarnya.
Wabup yang akrab disapa UNA itu menegaskan, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera. Karena itu, penguatan keluarga menjadi strategi utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial.
"Keluarga adalah miniatur masyarakat. Pendekatan untuk menghentikan kekerasan, menekan angka stunting, maupun mencegah anak putus sekolah harus dimulai dari penguatan pendidikan, adab, ekonomi keluarga, serta komunikasi yang sehat di dalam rumah. Jika keluarganya bahagia, insyaallah masyarakat juga akan bahagia dan sejahtera," katanya menegaskan.
Pemilihan Gerung Selatan sebagai lokasi percontohan bukan tanpa alasan. Kawasan yang berada di pusat Kota Gerung itu dinilai memiliki posisi strategis dan potensi besar untuk menjadi contoh penerapan program secara berkelanjutan bagi kelurahan lainnya di Lombok Barat.
Melalui program KRPA, Kelurahan Gerung Selatan didorong menyusun Peraturan Kelurahan yang berpihak pada perlindungan perempuan dan anak, memperkuat peran Forum Anak, mengaktifkan Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), serta meningkatkan keterlibatan perempuan dalam berbagai program pembangunan.
Selain itu, kolaborasi dengan satuan pendidikan juga akan diperkuat, termasuk membangun budaya hidup bersih dan sehat yang dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pondasi pembentukan karakter anak.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap komitmen bersama tersebut menjadi awal lahirnya gerakan kolektif yang melibatkan Dinsos PPPA, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), pemerintah kelurahan, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.
"Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis visi Lombok Barat yang sejahtera, aman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dapat diwujudkan secara bertahap melalui penguatan keluarga dan masyarakat," ucapnya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Gerung Selatan sebagai contoh keberhasilan program yang nantinya dapat direplikasi di seluruh wilayah Lombok Barat.
"Keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat agar perempuan dan anak memperoleh ruang hidup yang aman, nyaman, dan berkualitas," katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....