Iklan Rokok Jadi PR Mataram Naik Tingkat menuju Kota Layak Anak

  • 26 Jun 2026 06:09 WIB
  •  Mataram

Di tengah upaya Kota Mataram meningkatkan status sebagai Kota Layak Anak (KLA) dari kategori Madya menuju Nindya, masih ada satu persoalan yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah, yakni keberadaan iklan rokok di sejumlah titik. Meski berbagai fasilitas pendukung ramah anak telah dibangun, iklan produk tembakau dinilai masih menjadi penghambat dalam proses penilaian KLA oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram, H. Zuhhad, mengatakan keberadaan iklan rokok berpengaruh terhadap indikator penilaian Kota Layak Anak. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan pemasangan iklan dilakukan sesuai ketentuan dan tidak berada di lokasi yang dekat dengan aktivitas anak-anak.

“Untuk iklan rokok memang harus menjadi perhatian. Yang penting jangan dipasang di tempat umum yang dekat dengan sekolah atau area yang banyak diakses anak-anak,” ujarnya.Kamis 25 Juni 2026.

Menurut Zuhhad, penanganan persoalan tersebut tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. DP3A akan berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), guna memastikan aturan terkait pemasangan reklame rokok dijalankan dengan baik.

"Pemerintah juga akan menindaklanjuti temuan iklan yang dipasang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku." Katanya menegaskan.

Di sisi lain, berbagai fasilitas pendukung yang menjadi indikator Kota Layak Anak terus diperkuat. Sejumlah ruang publik seperti Taman Sangkareang, kawasan Kota Tua Ampenan, dan beberapa ruang terbuka hijau lainnya telah dilengkapi fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kalau fasilitas pendukung sudah cukup baik. Di Ampenan juga sudah lengkap. Yang menjadi perhatian kita saat ini hanya iklan-iklan rokok,” kata Zuhhad.

Saat ini, Pemkot Mataram masih menunggu jadwal penilaian resmi dari pemerintah pusat untuk menentukan status terbaru Kota Layak Anak. Sambil menunggu proses tersebut, berbagai upaya pembenahan terus dilakukan agar seluruh indikator dapat terpenuhi.

"Bagi kami mengurangi paparan iklan rokok di ruang publik bukan hanya soal mengejar predikat, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi tumbuh kembang anak-anak di Kota Mataram." Katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....