Pawai Taaruf Nagekeo: Merajut Persaudaraan dan Memulai Perhelatan MTQ ke-31 NTT
- 25 Jun 2026 08:16 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Nagekeo - Suasana penuh semarak dan kebersamaan mewarnai Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, saat ratusan peserta dari 21 kabupaten/kota mengikuti Pawai Taaruf sebagai pembuka rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi NTT, Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi simbol persaudaraan dan awal perjumpaan antar-kafilah sebelum memasuki berbagai cabang perlombaan MTQ yang berlangsung hingga 28 Juni 2026.
Pawai dimulai dari Lapangan Berdikari dan berakhir di halaman Masjid Baiturrahman Mbay. Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada, secara resmi melepas peserta di kawasan Kapela St. Maria Dolorosa Penginanga. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Nagekeo sebagai tuan rumah.
Ia juga menegaskan bahwa Pawai Taaruf bukan sekadar parade, melainkan sarana memperkuat ukhuwah Islamiah, silaturahmi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat NTT. Sebagai tradisi pembuka MTQ, Pawai Taaruf yang berasal dari kata ta’aruf atau saling mengenal menjadi momentum penting untuk membangun keakraban antar-kafilah dari seluruh daerah.
Nuansa kebudayaan, semangat keagamaan, dan kebersamaan tampak menyatu dalam setiap barisan peserta yang memadati ruas jalan menuju lokasi akhir pawai. Di balik kemeriahan kegiatan tersebut, kesiapan penyelenggaraan MTQ juga terus dimatangkan. Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagekeo telah difungsikan sebagai pusat sekretariat dan pendaftaran resmi seluruh peserta.
Sejak sehari sebelumnya, panitia melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Nagekeo melakukan verifikasi administrasi, pendataan peserta, serta koordinasi teknis guna memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan lancar dan sesuai standar yang ditetapkan. MTQ ke-31 Tingkat Provinsi NTT tahun 2026 mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an, Ayo Bangun NTT Menuju Masyarakat Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan.”
Dengan dukungan pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta partisipasi seluruh kafilah, Kabupaten Nagekeo menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan perhelatan keagamaan terbesar di NTT tersebut sekaligus memperkuat kerukunan dan persatuan umat di daerah ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....