PLN Bangun Jaringan Listrik Desa Waipaar Sikka

  • 13 Jun 2026 20:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores mulai merealisasikan rencana pembangunan jaringan listrik perdesaan di Desa Waipaar, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Sosialisasi program tersebut digelar pada Selasa 9 Juni 2026 sebagai tahapan awal sebelum pembangunan infrastruktur kelistrikan dilakukan.

Kegiatan yang berlangsung di balai desa itu dihadiri perwakilan PLN, pemerintah desa, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk menyampaikan rencana teknis pembangunan sekaligus menyerap masukan warga terkait pelaksanaan proyek.

Warga Desa Waipaar menyambut baik rencana pembangunan jaringan listrik yang telah lama dinantikan. Sejak 2018, masyarakat setempat menunggu hadirnya layanan listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mengatakan pemerataan akses listrik menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil. Menurutnya, kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan memperluas akses informasi.

Ia menjelaskan, PLN telah menyiapkan sejumlah infrastruktur untuk mendukung layanan listrik di Desa Waipaar. Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 6,62 kilometer, Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 8,79 kilometer, serta dua unit gardu distribusi dengan total kapasitas 100 kVA.

Jaringan yang dibangun nantinya akan melayani 213 calon pelanggan rumah tangga dan delapan fasilitas umum. Fasilitas tersebut mencakup tempat ibadah, sekolah, dan pos pelayanan kesehatan yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik PLN.

Manager UP2K Flores, Reza Eka, menyebutkan pembangunan jaringan listrik di wilayah perdesaan memiliki tantangan tersendiri, terutama kondisi geografis dan akses lapangan. Karena itu, dukungan masyarakat dinilai penting agar pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.

Menurut Reza, sosialisasi dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara PLN dan warga sebelum proses konstruksi dimulai. Ia berharap masyarakat dapat membantu kelancaran pembangunan, termasuk dalam penyediaan akses jalur jaringan listrik.

Penjabat Kepala Desa Waipaar, Marianus Dare, mengapresiasi langkah PLN yang mulai merealisasikan kebutuhan listrik di wilayahnya. Ia menilai program tersebut menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang telah menunggu selama delapan tahun.

Marianus menegaskan pemerintah desa dan masyarakat siap mendukung seluruh tahapan pembangunan yang akan berlangsung. Dukungan itu termasuk membantu pengamanan jalur jaringan apabila terdapat pohon atau lahan warga yang terdampak demi kelancaran proyek.

Dengan dimulainya tahapan sosialisasi, pembangunan jaringan listrik di Desa Waipaar diharapkan dapat berjalan tepat waktu. Kehadiran listrik nantinya diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik bagi masyarakat setempat.alam 8 kata

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....