Produksi Padi Terancam Turun jika Pasokan Air Berkurang
- 12 Jun 2026 16:25 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – Produksi padi Indramayu berpotensi mengalami penurunan apabila pasokan air berkurang saat kemarau panjang. Petani mulai mengantisipasi kondisi tersebut melalui percepatan jadwal tanam.
Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Waryono mengatakan hasil panen sangat bergantung pada ketersediaan air. Menurutnya, kekurangan air dapat memengaruhi kualitas dan jumlah produksi pertanian.
“Kalau misalkan airnya kurang ya pasti produksinya juga mengurangi, kualitas juga mengurangi,” katanya kepada RRI pada Selasa, 9 Juni 2026. Ia menyebut kondisi bulan Juli menjadi penentu keberhasilan tanaman.
Waryono menjelaskan tanaman membutuhkan air cukup ketika memasuki masa pertumbuhan penting. Jika kebutuhan air tidak terpenuhi, risiko tanaman gagal panen semakin besar.
Petani Indramayu berharap kondisi pengairan tetap stabil hingga masa panen tiba. Dukungan berbagai pihak diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan daerah.
“Kita harapkan panen bisa tetap normal kemudian air juga lancar stabil,” ujarnya. Ia berharap harga hasil pertanian tetap memberikan keuntungan bagi petani.
KTNA Kabupaten Indramayu, ucapnya, terus mendorong petani mempercepat tanam khususnya wilayah irigasi teknis. Upaya tersebut menjadi strategi menghadapi ancaman musim kemarau yang lebih panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....