MTQ ke-31 NTB Resmi Dibuka, Gubernur Iqbal Targetkan NTB Jadi Serambi Al-Qur’an

  • 10 Jun 2026 07:03 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi NTB
  • Penyelenggaraan MTQ merupakan ikhtiar bersama untuk semakin mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari
  • MTQ ke-31 sebagai momentum kebangkitan kembali tradisi tilawatil Qur’an di NTB

‎RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi NTB di kawasan Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa malam, 9 Juni 2026. Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri kepala daerah, kafilah dari seluruh kabupaten/kota, tokoh agama, serta ribuan masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Iqbal menegaskan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurut dia, penyelenggaraan MTQ merupakan ikhtiar bersama untuk semakin mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Al-Qur’an bukan hanya dibaca dengan suara indah, tetapi harus menjadi pedoman membangun kehidupan yang penuh kebaikan,” kata Iqbal di hadapan peserta dan tamu undangan.

‎Ia mengutip Surat Al-Isra ayat 9 yang menyebut Al-Qur’an sebagai petunjuk menuju jalan yang lurus. Karena itu, kata dia, MTQ menjadi bagian dari upaya memuliakan Al-Qur’an sekaligus memperkuat akhlak masyarakat.

‎Tema MTQ tahun ini, "Masmirah Mendunia, Menebar Rahmatan Lil 'Alamin" disebutnya mengandung pesan agar nilai-nilai Qur’ani terus hidup sebagai sumber persaudaraan, kedamaian, dan kemajuan daerah.

‎Iqbal juga menyinggung tradisi panjang NTB dalam menjaga nilai agama dan budaya. Menurut dia, masyarakat NTB tumbuh dengan masjid sebagai pusat kehidupan sosial, pesantren sebagai tempat lahirnya generasi berilmu, serta semangat gotong royong yang kuat.

‎Tradisi itu, kata dia, telah melahirkan qori dan qoriah berprestasi hingga tingkat internasional, seperti Samsuri Firdaus dan Muhammad Zain Fahraizi. “Prestasi mereka menunjukkan pembinaan Al-Qur’an di NTB memiliki kekuatan besar,” ujarnya.

‎Ia berharap MTQ tingkat provinsi menjadi ruang lahirnya generasi baru qori dan qoriah yang mampu membawa nama NTB di tingkat nasional maupun internasional. Iqbal mengakui prestasi NTB dalam MTQ nasional mengalami penurunan dalam satu dekade terakhir.

‎Padahal, kata dia, NTB pernah menjadi daerah yang disegani dan hampir selalu berada di posisi tiga besar nasional. Karena itu, ia menyebut MTQ ke-31 sebagai momentum kebangkitan kembali tradisi tilawatil Qur’an di NTB.‎

‎“Kita deklarasikan malam ini sebagai titik kebangkitan kembali tilawatil Qur’an NTB,” kata dia.

‎Iqbal bahkan menyampaikan ambisi menjadikan NTB sebagai “Serambi Al-Qur’an”.

‎Mantan Dubes RI untuk Turki ini memastikan pemerintah daerah siap menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional maupun internasional.

‎Ia juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) NTB yang baru dibentuk beberapa bulan lalu namun dinilai mulai serius membenahi persiapan menghadapi MTQ nasional. Menurut dia, pembinaan Al-Qur’an harus terus dijaga karena masyarakat NTB tumbuh bersama nilai-nilai Qur’ani.

‎Menutup sambutannya, Iqbal mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan mengikuti seluruh rangkaian MTQ dengan semangat serta ketulusan. “Kita ingin menjaga nilai yang terus hidup di tengah masyarakat NTB, bahwa Al-Qur’an dan masyarakat NTB tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....