Pemkot Manado Bentuk Satgas Pantau Kondisi Pesisir Pascagempa Tektonik 7,7 SR
- 09 Jun 2026 19:35 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Gerak cepat tanggap darurat ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.
Itu terlihat ketika terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pagi, Pemkot Manado lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado langsung membentuk Satgas (Satgas),
‘Kami segera membentuk Tim Satgas untuk memantau kondisi di sekitar pesisir kota Manado dan berkoordinasi dgn aparat di wilayah kecamatan dan kelurahan terutama yang berada di pesisir kota Manado,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sabuaga, usai memantau lokasi di pesisir teluk Manado.
Lokasi yang dimaksud adalah di kawasan Boulevard Megamas, Sindulang Tumumpa, Bailang, Malalayang, Bahu, Bunaken Pesisir, Kawasan Pelabuhan dan Reklamasi.
Walikota dan.Wakil.Walikota, menurut Sambuaga, mengimbau agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik serta segera mencermati kondisi alam apakah ada tanda tanda di laut seperti penurunan muka air laut atau tidak, dan segera melaporkan Ke BPBD dan Pemkot lewat layanan telegon 112.
Diungkapkan, hingga saat ini (wawancara), belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban di Kota Manado akibat gempa tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....