Perubahan Iklim Berdampak pada Pendidikan Anak di Pesisir Cirebon
- 07 Jun 2026 19:16 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dampak perubahan iklim juga dirasakan sektor pendidikan, khusunya di wilayah pesisir Kabupaten Cirebon. Persoalan iini mengemuka dalam pertemuan refleksi mitra Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kemitraan pendidikan Australia–Indonesia, yang digelar di Hotel Patra Cirebon, Rabu, 4 Juni 2026.
Kolaborasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Bapperida Kabupaten Cirebon membahas tantangan sekolah pesisir akibat perubahan iklim. Kegiatan ini sekaligus merumuskan solusi berbasis riset untuk mengatasi masalah tersebut.
Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah kondisi SDN Ambulu 3, Kecamatan Losari. Sekolah yang berada di kawasan pesisir tersebut menghadapi dampak banjir rob, cuaca ekstrem, serta ketidakpastian penghasilan keluarga nelayan yang berdampak pada kehadiran dan konsentrasi belajar siswa.
Peneliti UPI, Dr. Irena, mengatakan perubahan iklim tidak hanya berdampak buruk pada kondisi lingkungan. Menurutnya, fenomena tersebut kini juga mulai memengaruhi keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah pesisir.
"Layanan pendidikan adalah tanggung jawab bersama," ujarnya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon. Ia menambahkan, situasi di SDN Ambulu 3 menunjukkan dampak iklim sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak.
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Cirebon, Eva Musyaerofah, menegaskan persoalan tersebut memerlukan penanganan lintas sektor agar solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami mendorong kebijakan berbasis data, terutama untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak nelayan,” katanya.
Sementara itu, Kepala SDN Ambulu 3, Syaotun, mengungkapkan sekolahnya menghadapi berbagai tantangan akibat kondisi lingkungan pesisir. Selain infrastruktur yang terdampak banjir rob, tingkat kehadiran siswa juga kerap menurun saat cuaca memburuk.
Meski demikian, pihak sekolah optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan peneliti dapat menghasilkan langkah yang lebih efektif dalam mengatasi persoalan tersebut. “Kami berharap ada solusi yang lebih terencana dan berkelanjutan,” ucapnya.
Dalam forum diskusi tersebut, peserta mengusulkan sejumlah langkah strategis bagi wilayah terdampak. Langkah itu meliputi penyesuaian kalender akademik, fleksibilitas metode pembelajaran, hingga penguatan materi perubahan iklim dalam proses belajar mengajar.
Kondisi di SDN Ambulu 3 menunjukkan tingginya kerentanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim. Ketergantungan masyarakat pada sektor perikanan dan hasil laut turut memengaruhi akses serta kualitas pendidikan anak ketika kondisi cuaca dan lingkungan memburuk.
Kolaborasi antara UPI, Bapperida Kabupaten Cirebon, dan para mitra INOVASI diharapkan melahirkan rekomendasi kebijakan. Model penanganan ini nantinya dapat diterapkan di Kabupaten Cirebon maupun daerah pesisir lainnya yang menghadapi tantangan serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....