Peringati Hari Lansia, Banyuwangi Siapkan Kebijakan Ramah Lansia

  • 05 Jun 2026 11:47 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 dengan memperkuat komitmen pembangunan ramah lansia melalui forum Rembug Lansia. Kegiatan yang digelar Selasa (3/6/2026) itu menjadi wadah bagi para lanjut usia untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan mereka secara langsung kepada pemerintah daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, forum tersebut penting sebagai upaya menyusun kebijakan yang tepat di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia.

“Indonesia sudah memasuki era aging population. Maka Rembug Lansia menjadi tahapan penting untuk mendengarkan langsung kebutuhan, masukan, dan harapan para lansia tanpa perantara,” ujar Ipuk, Kamis 4 Juni 2026.

Berdasarkan data BPS hasil SUPAS 2025, jumlah lansia di Indonesia mencapai 11,97 persen dari total penduduk. Kondisi tersebut dinilai membawa konsekuensi terhadap arah kebijakan pembangunan daerah.

“Perubahan struktur demografi tersebut membawa sejumlah konsekuensi terkait kebijakan daerah. Rembug ini agar kita melakukan intervensi yang tepat dan terarah,” kata Ipuk.

Forum tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono dan melibatkan berbagai organisasi lansia seperti Yayasan Gerontologi Abiyoso, Komunitas Senam LTK Banyuwangi, LVRI, PEPABRI, hingga DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45.

Dalam rembug tersebut, sejumlah usulan disampaikan para peserta. Perwakilan PIVERI, A. Sugianti, mengusulkan program Sahabat Lansia Sebatang Kara berupa kunjungan rutin ke rumah lansia yang hidup sendiri.

“Kami juga berharap ada program Cerita Ingatan Jiwa, sebagai ruang berbagi pengalaman hidup sekaligus mempererat kebersamaan melalui kegiatan makan bersama para lansia,” ujar Yayan, sapaan akrabnya.

Sekda Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo menegaskan seluruh aspirasi yang masuk akan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan program pembangunan daerah.

“Aspirasi Bapak-Ibu lansia akan kami jadikan bahan perencanaan pembangunan, khususnya untuk meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga akses terhadap fasilitas umum yang ramah lansia,” kata Yayan.

Selain Rembug Lansia, Pemkab Banyuwangi juga rutin menggelar Rembug Anak dan Rembug Perempuan sebagai bagian dari pembangunan yang partisipatif dan inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....