Sumbersekar Dau Malang Rawat Harmoni dan Jati Diri lewat Bersih Desa

  • 05 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Tradisi bersih desa bukan sekadar ritual seremonial tahunan, melainkan sebuah manifestasi penting dalam merawat hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam sekitar di tengah gempuran modernisasi.

Nilai luhur kegotongroyongan dan pelestarian budaya tersebut menjadi modal utama bagi masyarakat Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, untuk menjaga keselamatan serta memacu kemakmuran wilayah.

Agenda yang diselenggarakan di rest area Desa Sumbersekar pada Kamis 4 Juni 2026 malam ini dikemas melalui pagelaran wayang kulit adiluhung yang dibawakan oleh dalang Ki Dian Permana Putra. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib, beserta jajaran perangkat kecamatan dan tokoh masyarakat setempat.

Wakil Bupati Malang memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi warga dalam menjaga akar budaya, khususnya keterlibatan generasi muda yang kini mulai memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan seni tradisi. "Menariknya, di era digital ini, justru banyak generasi muda yang mulai kembali mengenal budaya lokal melalui media sosial, kanal video digital, maupun berbagai platform kreatif lainnya," ujar Lathifah Shohib.

Melalui momentum ini, pemerintah daerah berharap esensi bersih desa dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga memperkuat persatuan warga. Kebudayaan yang kuat dinilai akan selalu menjadi benteng pertahanan jati diri bangsa. "Semoga pagelaran wayang kulit malam ini menjadi tuntunan sekaligus tontonan yang mempererat persaudaraan, menambah kecintaan kita terhadap budaya bangsa, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Sumbersekar," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....