Brigif TP dan Yonif TP Dibangun di Situbondo
- 03 Jun 2026 16:28 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Kemenhan dan TNI membangun Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
"Situbondo mendapatkan kebanggaan, karena di sini akan dibangun dua satuan yakni Brigif dan Yonif, " ujar Dandim 0823/Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, saat kunjungan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen Rudy Saladin ke lokasi pembangunan Yonif TP dan Brigif TP, Rabu, 3 Juni 2026.
Dua satuan tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 110,95 hektare, yang terbagi menjadi dua lokasi. Pembangunan Brigif TP seluas 38,92 hektare dan untuk pembangunan Yonif TP seluas 72,03 hektare.
"Saat ini belum ada proses pembangunan, kami sebatas persiapan saja sembari menunggu terbitnya Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan atau PPKH dari Kementerian Kehutanan," bebernya.
Dandim menjelaskan, untuk Yonif TP, organisasinya sama seperti Batalyon Infanteri Plus. Ada tiga kompi senapan, satu kompi bantuan, satu kompi markas dan empat kompi plus atau tambahan.
"Plusnya ini ada empat kompi tambahan yakni kompi pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan, sehingga total ada sembilan kompi," bebernya.
Kehadiran Brigif TP dan Yonif TP di Kabupaten Situbondo ini dipastikan akan memberikan dampak positif untuk Situbondo, khususnya bagi petani hutan yang lahannya digunakan untuk pembangunan Brigif TP dan Yonif TP.
"Sesuai pernyataan Pangdam, Mayjen Rudy Saladin bahwasanya kehadiran Brigif TP dan Yonif TP untuk membantu dan meningkatkan perekonomian, keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat," ucapnya.
Dandim Ferry menambahkan bahwa TNI berkomitmen akan melakukan musyawarah bersama dengan masyarakat petani setempat yang sebelumnya mengelola kawasan hutan produksi yang akan dibangun dua satuan itu.
"TNI berkomitmen tetap memperhatikan hak-hak masyarakat khususnya kelompok tani hutan. Kkami akan mencarikan solusi terbaik. Mungkin akan mengganti lahan yang dikelola ataupun solusi lainnya sesuai dengan hasil musyawarah bersama kelompok tani," imbuh Dandim Ferry Ardian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....