Optimistis Capai 1 Juta Wisatawan, KLU Perkuat Daya Saing Destinasi Wisata

  • 31 Mei 2026 22:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara- Di tengah munculnya wacana pemindahan trayek kapal cepat dari Bali ke Senggigi, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara memilih memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas destinasi wisata dan pelayanan wisatawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung target kunjungan satu juta wisatawan sepanjang tahun 2026.

Kepala Dinas Pariwisata KLU, Dende Dewi Tresni Budi Astuti, mengatakan pihaknya tidak ingin larut dalam spekulasi mengenai kemungkinan pengalihan jalur kapal cepat yang hingga kini belum memiliki keputusan resmi.

Sebaliknya, pemerintah daerah lebih fokus memperkuat daya tarik destinasi wisata agar mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok Utara.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Fokus kami adalah membenahi pariwisata KLU agar kunjungan terus naik. Semoga tahun ini target satu juta wisatawan bisa tercapai,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.

Dende mengungkapkan, jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok Utara pada tahun sebelumnya mencapai sekitar 800 ribu orang. Angka tersebut menjadi modal penting untuk mengejar target yang lebih tinggi pada tahun ini.

Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan tidak hanya bergantung pada akses transportasi, tetapi juga kualitas destinasi, kebersihan kawasan wisata, kenyamanan pengunjung, serta kesiapan pelaku industri pariwisata dalam memberikan pelayanan terbaik.

Ia menilai berkembangnya wacana pemindahan trayek kapal cepat ke Senggigi merupakan hal yang wajar dalam dinamika pembangunan sektor pariwisata daerah.

“Mungkin itu harapan jajaran pemerintah di sana sebagai strategi menghidupkan kembali Senggigi. Sah-sah saja jika ada wacana tersebut,” katanya.

Namun demikian, Dende menegaskan hingga saat ini belum ada pembahasan maupun keputusan resmi dari Syahbandar terkait perubahan trayek kapal cepat yang selama ini melayani rute Bali-Bangsal.

Bagi Lombok Utara, keberadaan Pelabuhan Bangsal masih menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan menuju kawasan unggulan seperti Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga kualitas layanan pariwisata agar wisatawan yang datang mendapatkan pengalaman yang positif.

Dengan berbagai upaya pembenahan yang dilakukan, Pemkab KLU optimistis sektor pariwisata akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, sekaligus memperkuat posisi Lombok Utara sebagai salah satu destinasi unggulan di Nusa Tenggara Barat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....