Satgas MBG Jember Soroti Standar Keamanan SPPG Kaliwates 3

  • 21 Mei 2026 16:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Jember, Achmad Imam Fauzi, menyoroti sejumlah aspek teknis di dapur penyedia MBG, usai dugaan keracunan menimpa siswa TK di Kaliwates.

Saat melakukan peninjauan langsung ke SPPG Kaliwates 3 Al Mubarok, Jalan Teratai, pada Kamis (21/5/2026) siang, Fauzi menemukan beberapa catatan teknis yang dinilai perlu dievaluasi.

Salah satunya terkait penempatan tabung gas di area tertutup yang dinilai berisiko terhadap keamanan operasional dapur.

“Seharusnya gas itu di tempat luar. Ketika ada kebocoran gas, pasti akan terjadi peristiwa apa pun,” ujarnya.

Selain itu, Satgas MBG juga masih melakukan pengecekan lebih lanjut terkait aspek teknis lain, termasuk sistem operasional dapur dan kelengkapan administrasi.

Meski demikian, Fauzi menyebut kualitas bahan pangan yang digunakan masih dinilai baik berdasarkan pengecekan awal.

“Kualitas bahan pangan oke kok,” katanya.

Menurut Fauzi, evaluasi teknis diperlukan agar standar keamanan dapur MBG benar-benar terpenuhi dan kejadian serupa tidak kembali terjadi di Jember.

Sebelumnya, belasan siswa taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Jember diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (20/5/2026).

Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah tegas. Pemkab akan meminta penutupan SPPG Kaliwates Kaliwates 3, yang diduga menjadi penyedia makanan dalam peristiwa tersebut.

“Satgas akan tegas meminta penutupan SPPG tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis, yang diterima RRI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....