BPS Jelaskan Variabel DTSEN untuk Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi
- 20 Mei 2026 04:13 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Badan Pusat Statistik (BPS) terus mematangkan pelaksanaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama program sosial pemerintah. Dalam proses pemutakhiran data tersebut, BPS menjelaskan sejumlah variabel yang digunakan untuk memotret kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara lebih detail dan terintegrasi.
Ketua Tim Statistik BPS Kota Sabang Hendra Gunawan SE mengatakan DTSEN menjadi bagian penting dalam penyusunan basis data nasional yang akurat guna mendukung berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial dan kebijakan pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat.
“Data yang dikumpulkan tidak hanya melihat kondisi ekonomi, tetapi juga kondisi sosial masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya saat dikonfirmasi RRI, Selasa 19 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pada aspek perumahan, BPS mendata sejumlah indikator seperti jenis lantai rumah, jenis dinding, hingga jenis atap bangunan. Variabel tersebut digunakan untuk melihat kondisi tempat tinggal masyarakat sebagai salah satu indikator tingkat kesejahteraan keluarga.
Selain itu, pendataan juga mencakup fasilitas sanitasi rumah tangga, mulai dari kepemilikan fasilitas buang air besar (BAB), jenis kloset, hingga tempat pembuangan akhir tinja. Sumber air minum utama dan sumber penerangan rumah tangga turut menjadi bagian dari variabel yang dicatat dalam DTSEN.
BPS juga mendata penggunaan bahan bakar utama untuk memasak serta kepemilikan aset keluarga. Aset yang dicatat meliputi kendaraan bermotor, rumah lain, lahan, komputer, emas, kulkas, hingga pendingin ruangan atau AC.
Menurut Hendra, pendataan tersebut bertujuan menggambarkan kondisi sosial ekonomi keluarga secara lebih komprehensif.
Sementara pada tingkat individu, data yang dicatat meliputi nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga, tanggal lahir, jenis kelamin, hingga alamat domisili masyarakat.
Pendataan juga mencakup status perkawinan, hubungan dalam keluarga, tingkat pendidikan, pekerjaan utama, pendapatan, hingga kepemilikan usaha.
Tidak hanya itu, kondisi penyandang disabilitas dan riwayat penyakit kronis juga menjadi bagian dari variabel DTSEN.
Dalam daftar penyakit kronis yang dicatat antara lain hipertensi, diabetes, stroke, kanker, gagal ginjal, HIV/AIDS, hingga penyakit menahun lainnya.
Hendra menambahkan, seluruh variabel tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus mewujudkan basis data sosial ekonomi nasional yang lebih akurat, terpadu, dan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....