Tiga Gampong di Sabang Resmi Jadi Desa Cantik 2026

  • 20 Mei 2026 04:04 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Tiga gampong di Kota Sabang resmi ditetapkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026. Ketiga gampong tersebut yakni Gampong Iboih, Gampong Batee Shok, dan Gampong Aneuk Laot.

Program Desa Cantik merupakan program nasional Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertujuan memperkuat tata kelola data statistik di tingkat desa guna mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Kepala BPS Kota Sabang, Budi Kurniawan, S.Si., mengatakan pembangunan desa harus didukung data yang valid agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

“Karena kita membangun itu harus berdasarkan data yang valid. Kalau datanya tidak valid, program nantinya tidak tepat sasaran,” ujarnya saat dikonfirmasi RRI, Selasa 18 Mei 2026

Menurut Imron, penguatan data statistik desa menjadi langkah penting untuk memetakan potensi maupun persoalan yang ada di tengah masyarakat. Dengan data yang baik, pemerintah dapat mengetahui sektor yang perlu dikembangkan serta bidang yang masih membutuhkan perhatian.

Ia menilai, keberadaan Desa Cantik juga akan mengubah posisi desa dalam pembangunan. Desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi ikut berperan aktif sebagai subjek dalam menentukan arah kemajuan wilayahnya sendiri.

“Dengan adanya data Desa Statistik itu, nanti desa bukan sebagai objek saja, tapi menjadi subjek untuk kemajuan masyarakat,” katanya.

Lebih jauh dikatakan, ketiga desa tersebut nantinya akan mendapatkan pembinaan terkait pengelolaan data statistik desa dan dipersiapkan mengikuti penilaian tingkat provinsi hingga nasional.

Menurutnya, keberadaan data desa yang kuat akan mempermudah pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan. Bahkan, ke depan proses pengumpulan data dapat dilakukan lebih efisien apabila sistem data desa berjalan optimal.

“Kalau data ada di desa, BPS tidak perlu lagi sensus. Data dari situ saja, kami tinggal kompilasi,” tuturnya.

Ia juga mendorong agar data desa dapat disinkronkan dengan berbagai sektor lain, termasuk pengembangan desa wisata serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat gampong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....