Dinas Pertanian Banyuwangi Periksa Hewan Kurban
- 19 Mei 2026 11:34 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi memeriksa kesehatan hewan kurban di lapak penjualan ternak di kawasan pusat kota, Selasa (19 Mei 2026). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat kurban.
Pemeriksaan menyasar kambing dan domba yang mulai ramai diperjualbelikan menjelang Iduladha. Petugas mengecek kondisi fisik ternak, suhu tubuh, hingga usia hewan melalui pemeriksaan gigi atau poel.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Danang Hartanto, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan di tengah meningkatnya transaksi jual beli ternak. Ia menegaskan pengawasan tidak hanya dilakukan di lapak pinggir jalan, tetapi juga pasar hewan dan pedagang musiman yang mulai bermunculan menjelang Iduladha.
“Jika kondisi hewan kurang sehat, langsung kami beri obat dan vitamin. Untuk memastikan umur minimal satu tahun, kami cek giginya apakah sudah poel,” ujar Danang.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan seluruh ternak di lapak kawasan kota Banyuwangi dinyatakan layak kurban. Lapak yang lolos pemeriksaan juga diberikan sertifikat sebagai tanda hewan telah diperiksa petugas kesehatan hewan.
Salah satu pedagang hewan kurban di Jalan MH Thamrin, Misdi, mengaku penjualan tahun ini meningkat dibanding Iduladha tahun lalu. Dalam sehari, ia mampu menjual sekitar 5 ekor kambing dan domba.
“Tahun lalu kadang sehari tidak ada yang beli. Sekarang rata-rata bisa laku sekitar lima ekor per hari,” ujar Misdi.
Ia menargetkan penjualan hingga 100 ekor kambing dan domba selama musim kurban tahun ini. Harga hewan yang dijual berkisar Rp2 juta hingga Rp6,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi ternak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....