PPN Kejawanan Cirebon Optimalkan Potensi Perikanan Laut Jawa
- 18 Mei 2026 15:28 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Cirebon terus mengoptimalkan sektor perikanan melalui pelayanan kapal industri, penyediaan sarana-prasarana pelabuhan, hingga pengelolaan kawasan perikanan guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Kepala PPN Kejawanan Cirebon Yusuf Fathanah, S.Pi., M.Si., mengatakan keberadaan PPN Kejawanan menjadi bukti besarnya potensi kelautan dan perikanan di wilayah Cirebon, khususnya Laut Jawa pada Senin, 18 Mei 2026,
Yusuf menjelaskan PPN Kejawanan merupakan satu dari 22 unit pelaksana teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menangani pelabuhan perikanan di Indonesia. Menurutnya, penempatan pelabuhan tersebut di Cirebon didasarkan pada besarnya potensi sumber daya perikanan di wilayah operasional Laut Jawa hingga Laut Cina Selatan.“PPN Kejawanan ini adalah salah satu dari di antara 22 unit pelaksana teknis di KKP, terutama yang menangani terkait dengan pelabuhan perikanan. Jadi bukan alasan, pasti ada alasan ya PPN Kejawanan kenapa harus di Cirebon. Nah, ini menggambarkan bahwa potensi kelautan dan perikanan yang ada di Cirebon khususnya luar biasa,” ujarnya kepada RRI.
Ia memaparkan PPN Kejawanan memiliki luas kawasan sekitar 28 hektare dengan kolam pelabuhan seluas kurang lebih 5,5 hektare yang mampu menampung sekitar 200 kapal perikanan berskala besar di atas 30 Gross Tonnage (GT). Kapal-kapal tersebut sebagian besar merupakan kapal industri yang menjadikan Kejawanan sebagai tempat berpangkalan atau fishing base.
Yusuf menuturkan wilayah penangkapan kapal yang berpangkalan di PPN Kejawanan tidak terbatas di perairan Cirebon, melainkan mengikuti izin Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) masing-masing kapal. Mayoritas kapal beroperasi di WPPNRI 712 atau Laut Jawa, sementara sebagian lainnya menangkap ikan di WPPNRI 718 meliputi Laut Aru, Laut Arafura, dan Laut Timor bagian timur.
Meski beroperasi di berbagai wilayah, kapal-kapal tersebut tetap kembali ke Kejawanan untuk melakukan pendaratan hasil tangkapan, pengisian perbekalan, hingga persiapan operasional berikutnya. Karena itu, PPN Kejawanan berfungsi menyediakan fasilitas sandar sekaligus memastikan kelancaran aktivitas kapal perikanan."Jadi kita ini diberikan sarana-prasarana yang bisa menampung kapal pelayan untuk mendaratkan pemuatan, perbekalan. Jadi fungsi kita adalah fungsi untuk bersandar kapal perikanan. Tugas kita adalah melayani mereka. Jadi terkait dengan keselamatan, operasional, kita yang menjamin,” kata Yusuf.
Selain melayani aktivitas perikanan, PPN Kejawanan juga mengembangkan salah satu area pelabuhan menjadi kawasan Wisata Bahari Kejawanan (WBK). Kawasan tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai sekaligus melihat aktivitas kapal perikanan di kawasan pelabuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....