Pemkab Sikka Revitalisasi 19 Sekolah dengan Anggaran Rp14 Miliar

  • 18 Mei 2026 10:21 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Maumere – Pemerintah Kabupaten Sikka mulai menjalankan program revitalisasi sekolah tahun 2025 setelah menerima alokasi anggaran sekitar Rp14 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dana tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki 19 sekolah yang mengalami kerusakan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sikka.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, mengatakan program revitalisasi menjadi langkah penting karena banyak sekolah masih menghadapi keterbatasan fasilitas dasar pendidikan.

“Untuk 2025 kami mendapat alokasi sekitar Rp14 miliar lebih untuk penanganan 19 sekolah, terdiri dari 10 SMP, tujuh SD, dan dua PAUD,” ujarnya dalam dialog bersama Pro 1 RRI Ende, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurut Patrisius, revitalisasi difokuskan pada pembangunan fasilitas yang mendukung Standar Pelayanan Minimal (SPM), seperti ruang kelas, toilet, dan ruang guru agar proses belajar mengajar berlangsung lebih aman dan nyaman.

Ia menjelaskan, Kabupaten Sikka saat ini memiliki 338 SD dan 91 SMP. Namun, sebagian besar sekolah masih membutuhkan rehabilitasi bangunan karena kondisi fisik yang mulai rusak dan keterbatasan anggaran daerah.

Selain faktor usia bangunan, sejumlah sekolah juga mengalami kerusakan akibat bencana alam seperti erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, angin kencang, dan banjir.

Wilayah timur dan barat Kabupaten Sikka disebut menjadi kawasan yang paling banyak terdampak bencana tersebut.

Pemerintah daerah juga kembali mengusulkan 149 sekolah masuk dalam program revitalisasi tahun 2026. Usulan tersebut terdiri dari 20 SMP dan 129 sekolah jenjang lainnya yang dinilai membutuhkan penanganan prioritas.

Patrisius mengatakan sebagian sekolah yang diusulkan telah melewati proses verifikasi kementerian dan beberapa di antaranya sudah memasuki tahap penandatanganan perjanjian kerja sama.

Ia berharap program revitalisasi dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sikka.

Menurutnya, fasilitas pendidikan yang aman dan layak menjadi fondasi penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas bagi peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....