MTsN 2 Lombok Barat Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Rupiah NTB
- 18 Mei 2026 07:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lombok Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam ajang bergengsi Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia, madrasah tersebut sukses meraih Juara Harapan 1 pada kompetisi edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.
Prestasi itu terasa semakin istimewa karena MTsN 2 Lombok Barat menjadi satu-satunya lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama se-NTB yang berhasil menembus babak final dari total 140 peserta yang ikut bersaing.
Kepala MTsN 2 Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu lahir dari kerja keras panjang seluruh tim yang mempersiapkan diri jauh sebelum perlombaan dimulai.
“Alhamdulillah, persaingan tahun ini sangat ketat dan penuh tantangan. Dari 140 peserta, kami mampu masuk lima besar hingga akhirnya meraih juara harapan satu. Ini hasil kerja sama dan semangat luar biasa seluruh tim,” ujarnya. Sabtu 16 Mei 2026.
Capaian tahun ini sekaligus menjadi lonjakan prestasi bagi MTsN 2 Lombok Barat. Pada ajang sebelumnya, madrasah tersebut hanya mampu bertengger di posisi kelima. Kini, mereka berhasil naik peringkat dan menunjukkan kualitas yang semakin kompetitif di tingkat provinsi.
Tak hanya membawa pulang trofi kebanggaan, MTsN 2 Lombok Barat juga memperoleh hadiah uang pembinaan sebesar Rp4,5 juta. Dukungan penuh dari tim suporter turut menjadi sorotan dalam perlombaan tersebut. Yel-yel kreatif yang mengusung visi madrasah “Islami, Unggul, dan Berprestasi” dipadukan dengan pesan edukasi CBP Rupiah berhasil mencuri perhatian penonton dan dewan juri.
H. Abdul Azis Faradi menilai prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa tenaga pendidik di lingkungan madrasah mampu bersaing dan tampil unggul di tengah perkembangan zaman. Ia mengatakan, keberhasilan tersebut juga sejalan dengan implementasi lima budaya kerja Kementerian Agama yang terus mendorong lahirnya inovasi baru di dunia pendidikan.
“Kompetisi ini bukan sekadar lomba, tetapi bagaimana guru dan siswa memahami nilai kebangsaan melalui Rupiah. Mereka harus mengenal landasan yuridis keuangan negara, unsur dalam mata uang, hingga nama para pahlawan nasional yang ada di setiap pecahan Rupiah. Itu bagian dari wujud nyata cinta terhadap Rupiah,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan baru H. Abdul Azis Faradi, MTsN 2 Lombok Barat memang mulai menunjukkan transformasi besar. Dalam lima bulan pertama masa jabatannya, berbagai program ekstrakurikuler yang sebelumnya dinilai kurang berkembang berhasil direvitalisasi dan kembali aktif mencetak prestasi.
Pihak madrasah juga menegaskan komitmennya untuk terus responsif terhadap berbagai peluang kompetisi resmi yang difasilitasi pemerintah maupun Kementerian Agama. Langkah tersebut dilakukan demi membangun ekosistem pendidikan yang dinamis dan kompetitif.
Saat ini, siswa-siswi MTsN 2 Lombok Barat tengah mengikuti sejumlah ajang lain di berbagai daerah. Mulai dari lomba resensi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lombok Barat, kompetisi drum band di Lombok Tengah, hingga perlombaan pramuka di MAN 2 Mataram.
“Pengembangan bakat siswa dan peningkatan kompetensi guru harus berjalan beriringan. Kami ingin madrasah ini terus tumbuh menjadi ruang lahirnya generasi Islami yang unggul dan berprestasi,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....