Gentengisasi Berdampak, Lowongan Kerja Pabrik Genteng Majalengka Bermunculan
- 16 Mei 2026 14:34 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Industri genteng tradisional di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Kini, industri tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Program Gentengisasi yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dinilai mulai memberi dampak positif. Dampak tersebut terlihat pada meningkatnya geliat ekonomi para pengrajin genteng lokal.
Kebangkitan industri genteng Jatiwangi terlihat dari mulai munculnya lowongan pekerjaan di sejumlah pabrik genteng. Salah satunya tampak dari banner lowongan kerja yang terpampang di depan pabrik genteng di kawasan Jatiwangi.
Dalam pengumuman tersebut, pabrik membuka kebutuhan tenaga kerja untuk pengrajin genteng dengan upah harian Rp60 ribu bagi pekerja perempuan dan Rp100 ribu untuk pekerja laki-laki. Banner itu juga mencantumkan nomor kontak yang dapat dihubungi calon pelamar kerja.
Fenomena munculnya kembali lowongan kerja di sektor industri genteng menjadi angin segar bagi masyarakat. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir industri genteng tradisional di Jatiwangi mengalami penurunan akibat melemahnya permintaan pasar dan semakin berkembangnya penggunaan material bangunan modern.
Kini, melalui program Gentengisasi, aktivitas produksi pabrik genteng perlahan kembali meningkat. Kebutuhan tenaga kerja pun mulai bertambah seiring persiapan distribusi genteng lokal dalam skala besar.
Informasi lowongan pekerjaan tersebut turut diunggah akun Instagram resmi DK2UKM Majalengka. Unggahan itu disajikan dengan gaya promosi yang menarik perhatian publik.
Dalam unggahannya, DK2UKM Kabupaten Majalengka menuliskan caption bernuansa motivasi dan romantis untuk menarik minat masyarakat, khususnya para pencari kerja. "Laki-laki sejati bukan cuma pandai berjanji, tapi berani berangkat kerja demi orang yang dicintai," katanya dalam tulis yang dikutip RRI, Sabtu, 16 Mei 2026.
Unggahan itu pun ramai mendapat respons warganet. Konten tersebut dinilai menjadi cara kreatif dalam membangkitkan kembali semangat industri kerakyatan di Kabupaten Majalengka.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui DK2UKM bersama sejumlah dinas terkait terus mematangkan pelaksanaan program Gentengisasi. Salah satunya melalui rapat koordinasi persiapan Flag Off 600 truk genteng yang dalam waktu dekat akan mulai didistribusikan.
Program tersebut bukan hanya berfokus pada distribusi produk genteng dalam jumlah besar. Program ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan industri lokal yang selama puluhan tahun menjadi identitas ekonomi masyarakat Jatiwangi.
Sekretaris DK2UKM Kabupaten Majalengka, Adhi Setya, mengatakan kolaborasi lintas sektor, kesiapan produksi para pengrajin, hingga teknis distribusi terus dimatangkan. Selain itu, kesiapan produksi pengrajin dan teknik distribusi juga disiapkan agar program Gentengisasi berjalan maksimal dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Kebangkitan industri genteng Jatiwangi ini menjadi harapan baru bagi para pengrajin lokal yang sebelumnya terancam kehilangan mata pencaharian," ujarnya. Ia menambahkan, sebelumnya para pengrajin sempat terancam kehilangan mata pencaharian.
Setelah lama redup, tungku-tungku pembakaran genteng di Jatiwangi kini perlahan kembali menyala. Kondisi itu menjadi penanda hidupnya kembali salah satu warisan industri tradisional terbesar di Kabupaten Majalengka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....