Wisata Literasi TK AT-TAQWA Ramaikan Perpustakaan Daerah
- 15 Mei 2026 17:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Sebanyak 19 murid TK Yayasan Pendidikan Islam AT-TAQWA Beru bersama tiga guru mengikuti pembelajaran literasi dan sains di Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, Kabupaten Sikka, Rabu 13 Mei 2026. Kegiatan itu menjadi bagian dari program wisata literasi yang memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar interaktif bagi anak usia dini.
Para murid berasal dari Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Mereka diajak mengenal suasana perpustakaan melalui berbagai aktivitas edukatif yang dirancang khusus untuk anak-anak.
Kegiatan pembelajaran dimulai dengan membaca buku cerita anak dan pengenalan koleksi bacaan usia dini. Anak-anak juga mengikuti permainan edukatif yang dipadukan dengan pengamatan ruang literasi dan sains di perpustakaan daerah.
Suasana belajar berlangsung aktif dan komunikatif karena seluruh aktivitas dikemas secara interaktif. Metode tersebut dilakukan untuk membangun rasa ingin tahu anak terhadap buku serta lingkungan belajar di luar ruang kelas formal.
Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Yuvensius Rafael, mengatakan literasi usia dini menjadi fondasi penting dalam membangun kebiasaan membaca. Menurutnya, pengenalan perpustakaan sejak awal akan membantu anak tumbuh dekat dengan budaya belajar.
Ia menegaskan perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku. Perpustakaan, kata dia, juga harus menjadi ruang pembelajaran kreatif yang mengenalkan pengetahuan dan sains secara menyenangkan bagi anak-anak.
“Anak-anak perlu diperkenalkan sejak dini dengan lingkungan literasi agar tumbuh rasa cinta membaca dan kebiasaan belajar,” ujarnya. Pernyataan itu disampaikan saat mendampingi proses pembelajaran di ruang layanan anak Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda.
Yuvensius menambahkan keterlibatan sekolah dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan daerah sangat penting untuk memperluas akses pembelajaran nonformal. Kolaborasi tersebut dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih variatif bagi peserta didik usia dini.
Program wisata literasi juga diarahkan untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi upaya memperkuat kerja sama antara sekolah dan pemerintah dalam pengembangan pendidikan berbasis literasi.
Selama proses pembelajaran berlangsung, para murid terlihat antusias mengikuti permainan edukatif dan eksplorasi koleksi buku anak. Sejumlah siswa bahkan tampak aktif bertanya dan mencoba berbagai media pembelajaran yang tersedia di ruang literasi.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka berharap sekolah-sekolah lain dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan daerah sebagai ruang belajar alternatif. Langkah itu diharapkan mampu memperkuat budaya baca dan meningkatkan minat literasi pelajar sejak usia dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....