Kenaikan Yesus Kristus, Romo Jeff Ajak Umat Bijak Bersaksi Digital

  • 14 Mei 2026 14:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Perayaan misa Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus di Gereja St. Arnoldus Janssen Mbomba, Kamis , 14 Mei 2026, menjadi momentum refleksi bagi umat Katolik untuk memperkuat kesaksian iman di tengah perkembangan zaman digital. Dalam kotbahnya, Tokoh Agama Katolik , Romo Jeff Woi Bule mengajak umat agar tidak hanya memahami makna kenaikan Yesus ke surga, tetapi juga siap menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Misa yang diikuti ratusan umat itu berlangsung khidmat sejak pagi hari. Perayaan Kenaikan Yesus Kristus dipandang sebagai momentum penting yang menegaskan penyempurnaan karya keselamatan Yesus sekaligus pengutusan umat untuk melanjutkan pewartaan iman di dunia.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan Yesus ke surga memiliki makna mendalam bagi umat Kristiani. Menurutnya, peristiwa itu menjadi tanda bahwa seluruh tugas keselamatan Yesus di dunia telah diselesaikan secara sempurna, mulai dari kelahiran, wafat hingga kebangkitan-Nya.

Ia juga menegaskan bahwa kenaikan Yesus membawa harapan bagi umat beriman karena Yesus menyediakan tempat abadi bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Selain itu, peristiwa tersebut menjadi awal pengutusan Roh Kudus sebagai penolong dan penghibur bagi para murid dan umat Kristiani.

“Makna kenaikan Yesus tidak hanya mengarah ke surga, tetapi juga mengutus umat untuk turun ke dunia menjadi saksi Kristus,” kata Romo Jeff dalam kotbahnya di hadapan umat.

Menurutnya, tugas pewartaan iman kini tidak lagi terbatas di lingkungan gereja, tetapi juga merambah ruang digital dan media sosial. Karena itu, umat diminta bijak menggunakan media sosial agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks, fitnah, diskriminasi maupun konten yang dapat memecah persaudaraan.

Romo Jeff juga menilai media sosial dapat menjadi sarana penginjilan dan pastoral apabila digunakan secara benar. Ia mengingatkan bahwa kesaksian iman harus dimulai dari diri sendiri dengan menjaga sikap, perkataan dan tindakan yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani.

Selain itu, ia mengajak umat untuk tetap berpegang teguh pada firman Tuhan di tengah berbagai tantangan kehidupan modern. Menurutnya, kesaksian yang benar lahir dari pribadi yang terlebih dahulu mampu memperbaiki diri sebelum mengoreksi orang lain.

Perayaan misa berlangsung penuh hikmat hingga akhir ibadah. Umat tampak mengikuti seluruh rangkaian misa dengan khusyuk sambil membawa semangat baru untuk menjadi saksi Kristus yang bijak, baik di lingkungan sosial maupun di ruang digital.

Romo Jeff menutup homilinya dengan ajakan agar umat terus menjaga hubungan dengan Tuhan melalui kesaksian hidup yang benar. “Selamat bersaksi, Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....