Kaltim Susun RINDEKRAFDA 2026-2030, Fokus Perkuat Ekosistem Ekraf
- 13 Mei 2026 10:23 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai memperkuat penyusunan Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (RINDEKRAFDA) Tahun 2026-2030. Kegiatan tersebut digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda, Rabu 13 Mei 2026, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan penyusunan dokumen tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun roadmap pengembangan ekonomi kreatif daerah. Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Ririn menjelaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menciptakan dan mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif. Ia menilai sektor ekonomi kreatif mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
“Ekraf merupakan perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi,” kata Ririn Sari Dewi.
Ririn menyebut terdapat dua fokus utama dalam pengembangan ekonomi kreatif, yakni pengembangan pelaku ekonomi kreatif dan pengembangan ekosistemnya. Karena itu, kegiatan penyusunan RINDEKRAFDA diharapkan mampu memetakan subsektor unggulan beserta berbagai tantangan yang dihadapi.
Peserta kegiatan berasal dari perangkat daerah kabupaten dan kota, akademisi, komunitas ekonomi kreatif, penyelenggara event, hingga pelaku usaha kreatif. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk pembangunan ekonomi kreatif Kaltim lima tahun ke depan.
Ririn menambahkan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat daya saing ekonomi kreatif daerah. “Diharapkan melalui kegiatan ini dapat terbangun sinergi dan komitmen bersama dalam mendorong pengembangan ekraf yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....