Gubernur Iqbal Ingatkan Anak-anak di Sumbawa Pentingnya Menjaga Hutan
- 10 Mei 2026 18:20 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Gubernur Iqbal Ingatkan Anak-anak di Sumbawa Pentingnya Menjaga Hutan
- Gubernur NTB Tanamkan rasa peduli pada lingkungan kepada anak-anak di Sumbawa
- Pentingnya menjaga hutan dan lingkungan
RRI.CO.ID, Sumbawa - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memilih cara berbeda saat mengunjungi Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Sabtu, 9 Mei 2026. Usai meninjau progres penanganan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk, ia menghabiskan waktu bersama puluhan anak di Masjid Jami Al-Ihsan, Desa Padasuka, dengan berdialog dan mendongeng tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Di hadapan anak-anak, Iqbal membawakan kisah berjudul Kiara Penjaga Hutan. Lewat dongeng itu, ia menggambarkan perjuangan seorang anak melindungi hutan Lunyuk dari kerusakan akibat penebangan liar.
Cerita disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak-anak. “Kalau alam tidak dijaga, nanti rusak. Kalau rusak, yang merasakan dampaknya adalah kita semua,” kata Iqbal.
Suasana berlangsung hangat. Anak-anak tampak antusias mengikuti dongeng interaktif yang sesekali diselingi tanya jawab. Iqbal juga mengingatkan pentingnya menjaga satwa dan ekosistem pesisir, termasuk penyu dan kura-kura yang hidup di kawasan pantai sekitar Lunyuk.
“Jangan diambil semua telurnya dan jangan diganggu. Mereka juga butuh tempat hidup seperti kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Iqbal mengenang kondisi Lunyuk saat pertama kali ia kunjungi pada awal 1990-an. Menurut dia, kawasan tersebut dahulu masih dipenuhi hutan lebat dan satwa liar.
“Dulu sepanjang perjalanan ini hijau semua. Karena itu sekarang tugas kita bersama menjaga supaya alamnya tetap lestari,” katanya.
Tidak hanya berbicara soal lingkungan, Iqbal juga mendorong anak-anak agar memiliki cita-cita dan semangat belajar. Ia berbincang langsung dengan sejumlah siswa yang menyampaikan impian mereka menjadi guru, atlet, hingga pemimpin daerah.
“Mau jadi apa pun nanti, jadilah anak yang bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan daerahnya,” ujar dia.
Salah seorang siswi SMP Islam Terpadu Hamzanwadi Lunyuk, Naura Fadila, sempat menanyakan soal kesetaraan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. Menjawab pertanyaan itu, Iqbal menegaskan seluruh anak memiliki hak yang sama untuk berkembang dan memperoleh perhatian pemerintah.
Menurut dia, program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun revitalisasi sekolah ditujukan bagi seluruh siswa tanpa membedakan status sekolah.
“Negeri maupun swasta, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sama. Yang penting anak-anak NTB bisa tumbuh sehat, cerdas, dan punya masa depan yang baik,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....