Wadah Resmi Pekerja Pelabuhan Balohan Segera Dibentuk

  • 09 Mei 2026 17:20 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Keberadaan buruh di Pelabuhan Balohan, Kota Sabang, dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah maupun pihak terkait. Selain menjadi penunjang aktivitas penyeberangan, para buruh juga dianggap berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan pelabuhan.

Keuchik Gampong Balohan, Abdullah Imum mendorong segera dibentuknya wadah resmi bagi buruh pelabuhan di Balohan. Menurutnya, hingga saat ini sebagian besar buruh pelabuhan masih belum memiliki lembaga resmi maupun perlindungan kerja yang jelas.

“Sampai sekarang belum ada wadah resmi untuk buruh pelabuhan di Balohan. Padahal buruh itu harus ada aturan, ada administrasi, bahkan seharusnya juga memiliki perlindungan kerja,” kata Abdullah Imum, Jumat 09 Mei 2026.

Pemerintah gampong bersama sejumlah pihak seperti BPKS, KP3, Syahbandar, dan ASDP telah melakukan pembahasan terkait pembentukan wadah tersebut. Nantinya, organisasi buruh akan dilengkapi dengan aturan kerja, anggaran dasar, hingga pendataan resmi para buruh yang beroperasi di kawasan pelabuhan.

Menurutnya, pembentukan wadah resmi penting dilakukan agar aktivitas buruh lebih tertib dan mudah dibina. Selain itu, keberadaan organisasi juga dinilai dapat membantu perlindungan para buruh apabila terjadi kecelakaan kerja saat beraktivitas di pelabuhan.

“Buruh juga harus mendapat perhatian dan perlindungan. Kalau ada kejadian saat bekerja, minimal ada aturan dan perlindungan yang jelas bagi mereka,” ujarnya.

Ia berharap, pembentukan wadah resmi tersebut dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. Dengan adanya organisasi resmi, para buruh diharapkan dapat bekerja lebih profesional, tertib, dan memiliki perlindungan yang lebih baik ke depannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....