Aktivitas Semeru Masih Tinggi, Warga Diminta Waspada
- 07 Mei 2026 19:20 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih terpantau tinggi. Hingga Kamis, 7 Mei 2026, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih berstatus Siaga Level III.
Data pengamatan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur mencatat terjadi empat kali letusan selama periode pengamatan pukul 00.00–06.00 WIB.
Letusan menghasilkan kolom abu setinggi 500 hingga 1.000 meter di atas puncak dengan warna putih hingga kelabu dan intensitas tebal mengarah ke barat daya.
Selain aktivitas erupsi, petugas juga merekam 19 kali gempa letusan, dua kali gempa guguran, empat kali gempa hembusan, serta tiga kali gempa tektonik jauh.
Cuaca di sekitar Semeru terpantau cerah hingga mendung dengan hujan ringan. Suhu udara berkisar 20–21 derajat Celsius.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, meminta masyarakat mematuhi rekomendasi zona bahaya yang telah ditetapkan.
“Masyarakat tidak boleh beraktivitas di sektor tenggara Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak,” ujar Isnugroho.
Ia menambahkan, warga juga diminta tidak mendekati sempadan sungai sejauh 500 meter di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.
Selain itu, radius lima kilometer dari kawah juga dinyatakan rawan akibat potensi lontaran batu pijar.
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, lava pijar, dan banjir lahar, terutama di aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
“Status Semeru saat ini masih Level III atau Siaga,” kata Isnugroho.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....