Konselor Ingatkan Dampak Bullying Bisa Picu Depresi
- 07 Mei 2026 14:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Konselor Dominicus Rangga Hayon mengingatkan bahaya bullying atau perundungan yang dinilai dapat berdampak serius terhadap kondisi mental anak dan remaja. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan talkshow keindonesiaan bertema “Beda Boleh Bully Jangan” yang digelar Pro 2 RRI Ende di Aula SMP Negeri 1 Ende, Kamis 7 Mei 2026
Menurut Dominicus, bullying tidak hanya berdampak pada hilangnya rasa percaya diri, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan sosial korban. Anak-anak yang mengalami perundungan berpotensi menjadi antisosial dan kesulitan membangun hubungan dengan lingkungan sekitar.
“Bullying itu punya dampak yang negatif sekali bagi masyarakat terutama anak-anak. Orang bisa menjadi tidak percaya diri dan antisosial,” ujarnya kepada RRI.
Ia mengatakan dampak psikologis akibat bullying juga dapat berkembang menjadi stres berat apabila tidak ditangani dengan baik. Dalam kondisi tertentu, tekanan mental yang dialami korban bahkan dapat memicu tindakan membahayakan diri sendiri.
“Dampak yang paling mengerikan adalah sampai membuat seseorang memilih bunuh diri,” katanya.
Karena itu, Dominicus mengimbau generasi muda untuk menghentikan segala bentuk bullying, baik di lingkungan sekolah maupun media sosial. Ia menilai sikap saling menghargai perlu ditanamkan sejak dini agar tercipta lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak.
Menurutnya, setiap orang memiliki martabat yang harus dihormati tanpa memandang perbedaan latar belakang, kemampuan, maupun kondisi sosial. Sikap menghargai sesama dinilai menjadi langkah penting dalam membangun karakter generasi muda.
Talkshow “Beda Boleh Bully Jangan” yang digelar Pro 2 RRI Ende menghadirkan pelajar, guru, dan konselor untuk membahas bahaya bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....