Hujan Masih Berpotensi dalam Sepekan ke Depan
- 07 Mei 2026 01:09 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih akan terjadi dalam sepekan ke depan. Hal ini meski sebagian wilayah telah mulai memasuki musim kemarau.
Prakirawan BMKG Kertajati, Dyan Anggraini, menyampaikan bahwa kondisi atmosfer masih cukup aktif. Aktivitas ini memicu peningkatan potensi pembentukan awan hujan.
“Untuk satu minggu ke depan ini, meskipun beberapa wilayah itu sudah mulai masuk musim kemarau, namun masih ada potensi hujan,” ujarnya pada Selasa, 5 Mei 2026. Ia menyebutkan adanya beberapa faktor atmosfer yang berperan.
Salah satu faktor utama adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO). Fenomena ini berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.
“Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di atmosfer yang masih aktif, di antaranya MJO yang aktif di Samudra Hindia,” katanya. Dampaknya dirasakan pada peningkatan pembentukan awan hujan.
Selain MJO, terdapat pula gelombang atmosfer lainnya. Gelombang Kelvin dan equatorial Rossby juga turut memengaruhi kondisi cuaca.
“Nah, selain itu juga ada gelombang Kelvin dan equatorial Rossby yang juga aktif,” katanya. Gelombang tersebut berkontribusi pada peningkatan potensi hujan.
Ia menambahkan bahwa hujan yang terjadi masih berskala lokal. Namun demikian, intensitasnya dapat mencapai kategori sedang hingga lebat.
“Untuk sebagian besar di awal bulan ini masih berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” ujarnya. Kondisi ini perlu diantisipasi masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Informasi prakiraan cuaca diharapkan dapat menjadi acuan dalam beraktivitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....